Liburan Ramah Lingkungan Kini Dapat Cashback plus Wisata Wellness

Liburan Ramah Lingkungan Kini Dapat Cashback plus Wisata Wellness

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 23 April 2026 - 15:52
share

Liburan berkelanjutan kini tak lagi identik dengan biaya mahal atau pilihan terbatas. Wisatawan justru bisa memperoleh keuntungan langsung berupa potongan biaya perjalanan sekaligus pengalaman liburan yang lebih sehat dan bermakna. Peluang itu ditawarkan program tiket Green kolaborasi tiket.com, Artotel Group dan Rumah Atsiri Indonesia.

Paket perjalanan ramah lingkungan bisa dipesan langsung melalui aplikasi tiket.com. Konsumen bisa memilih hotel berlabel tiket Green yang telah menerapkan efisiensi energi, penghematan air, pengelolaan limbah yang lebih baik, serta penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan.

Minat terhadap wisata berkelanjutan terus meningkat. Data Travel Industry Outlook 2026 tiket.com menunjukkan sebanyak 63 persen wisatawan telah mengenal konsep sustainable travel dan 67 persen pernah menginap di akomodasi ramah lingkungan. Sebanyak 69 persen wisatawan ingin berkontribusi terhadap lingkungan, 49 persen ingin mendukung komunitas lokal, dan 41 persen mencari pengalaman perjalanan yang lebih bermakna.

Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com Gaery Undarsa mengatakan, hingga 2025 tiket Green telah menghadirkan lebih dari 8.000 pilihan akomodasi berkelanjutan di Indonesia dan Asia Tenggara. “Kami ingin sustainable travel menjadi pilihan utama bagi wisatawan,” ujar Gaery di Artotel Thamrin Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Untuk menarik minat konsumen, tiket.com menghadirkan promo kode STAYGREEN yang berlaku pada 22 April hingga 3 Mei 2026. Wisatawan bisa mendapatkan cashback 5 persen hingga Rp400.000 untuk akomodasi domestik dengan minimum transaksi Rp1 juta.Sementara untuk akomodasi internasional, konsumen juga mendapatkan cashback 5 persen hingga Rp400.000 dengan minimum transaksi Rp2 juta. Lewat program ini, wisatawan mendapat manfaat langsung berupa penghematan biaya, pengalaman wellness, sekaligus kesempatan berlibur dengan dampak yang lebih positif bagi lingkungan.

Selama menginap di jaringan Artotel Group, tamu juga dapat merasakan penggunaan amenities berbahan lebih alami dan pendekatan operasional hotel yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Konsep ini menjadi pembeda dibanding wisata konvensional yang umumnya hanya berfokus pada kenyamanan menginap. Chief Operating Officer Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego mengatakan, keberlanjutan kini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan di seluruh jaringan hotelnya.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang tetap nyaman sekaligus lebih bertanggung jawab,” ujar Eduard.

Saat ini sekitar 40 persen portofolio Artotel Group telah memperbarui program sustainability sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan. Artotel Group juga telah mengantongi sertifikasi pariwisata berkelanjutan dari Global Sustainable Tourism Council.

Grup hotel ini mengelola lebih dari 100 hotel dengan lebih dari 10.000 kamar yang tersebar di berbagai kota di Indonesia melalui sejumlah merek seperti Artotel, Dafam, Maxone, Kyriad, Golden Tulip, dan Royal Tulip.

Tak berhenti di hotel, wisatawan juga bisa melanjutkan perjalanan ke Rumah Atsiri Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah. Destinasi ini menawarkan pengalaman wisata wellness yang dipadukan dengan edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Pengunjung dapat menjelajahi taman berisi lebih dari 120 tanaman atsiri, mengunjungi museum, mengikuti workshop pembuatan produk alami, menikmati program wellness, hingga mencoba glamping di kawasan tersebut.

Rumah Atsiri sendiri berdiri di bekas pabrik penyulingan citronella yang diprakarsai Presiden Soekarno pada 1963. Kini lokasi tersebut berkembang menjadi destinasi aromatic wellness yang menggabungkan edukasi, kesehatan, dan keberlanjutan. “Melalui integrasi edukasi, eksplorasi, dan pemberdayaan komunitas, kami menghadirkan pengalaman bermakna bagi pengunjung sekaligus berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Director & Founder Rumah Atsiri Indonesia Natasha Clairine.

Topik Menarik