Sedih! Tara Basro Tak Pernah Bayangkan Buatkan Buku Yasin Atas Nama Sahabatnya Vidi Aldiano
JAKARTA, iNews.id – Rasa duka atas kepergian Vidi Aldiano masih menyelimuti aktris Tara Basro. Dia mengungkapkan kesedihannya saat dipercaya menyusun desain buku Yasin untuk pengajian 40 hari sang sahabat.
Melalui unggahan Instagram Story, Tara membagikan momen emosional ketika harus merancang buku Yasin yang memuat nama Vidi. Dia mengaku tidak pernah membayangkan akan berada di posisi tersebut.
“Mimpi apa gue Vid harus bikin buku Yasin tapi ada nama lo di dalamnya. Dari awal kebayang mau buku yang menggambarkan Vidi, sesuatu yang kalau dibuka, orang bisa sedikit menemukan lo di sana,” kata Tara dikutip Rabu (22/4/2026).
Tara menyebut proses tersebut terasa sangat personal. Dia berusaha menghadirkan sosok Vidi dalam setiap detail desain agar bisa menjadi pengingat bagi orang-orang terdekat.
Dalam proses itu, Tara juga merasa mendapatkan pelajaran hidup. Dia menilai momen tersebut seolah menjadi pengingat tentang arti ketidaksempurnaan.
“Lewat buku ini, entah kenapa gue merasa lo lagi ngingetin gue... kalau kesempurnaan itu hanya milik Tuhan. Si perfeksionis ini harus belajar menerima kalau nggak semuanya harus sempurna untuk bisa berarti,” ujarnya.
Tak hanya berisi doa, buku Yasin tersebut juga dirancang dengan sentuhan personal. Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah halaman dengan elemen balok musik yang memiliki makna mendalam.
“Halaman ini menjadi ruang untuk menyimpan kenangan kita. Dalam bentuk tulisan, foto, gambar, atau apa pun yang terasa paling dekat,” kata Tara.
Selain itu, Tara juga memperlihatkan beberapa bagian desain buku Yasin tersebut. Mulai dari sampul, foto almarhum, hingga halaman yang berisi kenangan tentang sosok Vidi yang dikenal hangat dan penuh kebaikan.
Unggahan Tara itu pun menyentuh hati banyak warganet. Banyak yang ikut merasakan kehilangan sekaligus mengapresiasi cara dia mengenang sahabatnya melalui karya yang sarat makna.
Di akhir unggahannya, Tara menunjukkan bahwa kenangan terhadap Vidi Aldiano akan terus hidup, tidak hanya dalam ingatan, tetapi juga melalui karya yang dibuat dengan penuh cinta.








