Terbengkalai Bertahun-tahun, Rumah Singgah Julia Perez untuk Pasien Kanker Butuh Renovasi Besar

Terbengkalai Bertahun-tahun, Rumah Singgah Julia Perez untuk Pasien Kanker Butuh Renovasi Besar

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 22 April 2026 - 08:43
share

Adik mendiang Julia Perez, Nia Anggia, membagikan kondisi terkini dari rumah singgah milik sang kakak yang dibangun untuk penderita kanker di kawasan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Nia mengungkapkan bahwa rumah tersebut hingga kini belum menerima pasien sesuai amanah almahurmah.

"Untuk rumah singgah masih ada. Tapi kita enggak jalanin nih. Karena untuk jadi rumah singgah kan prosesnya enggak gampang, butuh perizinan dan biaya besar," ujar Nia Anggia saat dihubungi awak media, belum lama ini.

Baca juga: Raffi Ahmad Siap Beli Apartemen Jupe untuk Penuhi Wasiat Terakhir

Selain itu, Nia menyebut rumah tersebut juga membutuhkan renovasi besar jika ingin kembali digunakan. "Iya itu sebenarnya peninggalan rumah mama, karena kosong tidak ditempati bertahun-tahun sekarang banyak yang rusak rumahnya, butuh biaya besar untuk renovasi," ungkap Nia Anggia.

Nia sadar, rumah singgah ini menjadi keinginan terbesar Jupe sebelum mengembuskan napas terakhir.

Almarhumah saat itu berharap rumah tersebut bisa menjadi tempat bernaung bagi anak-anak pengidap kanker.

Baca juga: Kisah Luka Masa Kecil Jisoo kembali Viral di Tengah Kasus Pelecehan Sang Kakak

"Pesan almarhum sih kepengennya rumah singgah bisa berjalan untuk membantu anak-anak yang terkena kanker, tapi apa daya ya mas, keluarga belum bisa mewujudkannya terkait kendala dua hal tadi (biaya & perizinan)," ucap Nia.Kondisi Rumah Singgah Julia Perez di Pondok Ranggon

Sementara itu, Nia Anggia melanjutkan, rumah yang diperuntukkan bagi penderita kanker itu, mengalami kerusakan di berbagai sisi karena lama tak dihuni.

Menurutnya, rumah itu membutuhkan renovasi besar-besaran jika ingin kembali digunakan.

"Iya itu sebenarnya peninggalan rumah mama, karena kosong tidak ditempati bertahun-tahun sekarang banyak yang rusak rumahnya, butuh biaya besar untuk renovasi," ungkap Nia Anggia.

Rumah tersebut sebenarnya sudah dipersiapkan sejak Jupe masih berjuang melawan kanker. Namun, sejak kepergiannya, rencana operasional rumah itu terhenti. "Rumah singgah kan baru dibuat waktu Kak Jupe sedang sakit saat itu. Sampai Kak Jupe pergi kita belum bisa wujudkan karena dua hal tadi (biaya dan perizinan)," jelasnya lagi.

Nia menyebut pihak keluarga kini hanya bisa pasrah melihat kondisi bangunan yang semakin rusak akibat ketiadaan dana pemeliharaan.

"Pesan almarhum sih kepengennya rumah singgah bisa berjalan untuk membantu anak-anak yang terkena kanker, tapi apa daya ya, keluarga belum bisa mewujudkannya," tandasnya.

Topik Menarik