22 Siswa SMAK 3 PENABUR Tembus SNBP 2026, Intip Rahasia Suksesnya

22 Siswa SMAK 3 PENABUR Tembus SNBP 2026, Intip Rahasia Suksesnya

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 14 April 2026 - 20:15
share

Sebanyak 22 siswa SMAK 3 PENABUR berhasil lolos PTN (Perguruan Tinggi Negeri) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)2026. Informasi ini didapatkan dari pengumuman pada 31 Maret 2026 melalui laman resmi website SNBP.

Setiap siswa berhasil dinyatakan lolos setelah melalui tahapan penilaian berdasarkan nilai rapor dan TKA (Tes Kemampuan Akademik) meliputi mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Grace Anastasya Prawira adalah salah satu siswa SMAK 3 PENABUR yang berhasil lolos SNBP 2026 dan diterima di UI (Universitas Indonesia) jurusan Teknik Kimia.

Baca juga: 669 Siswa Madrasah Aliyah di Jakarta Lulus SNBP 2026, MAN 4 Jakarta Peringkat 1

“Sejak awal masuk SMA saya sudah memiliki keinginan untuk berkarir di bidang yang berkaitan dengan kimia. Oleh karena itu, saya ingin masuk PTN jurusan Teknik Kimia, tadinya targetnya mau ke ITB, tetapi setelah diskusi dengan guru dan orangtua saya pun mengubah target jadi ke UI.” ujar Grace, melalui siaran pers, Selasa (14/4/2026).Grace pun mulai membuat perencanaan dengan detail dan berusaha memenuhi syarat dari SNBP. Ia juga semakin fokus belajar dan berusaha mempertahankan nilai setiap semesternya.

Baca juga: 10 Jurusan dengan Keketatan Tertinggi di SNBP 2026, Ada Pilihanmu?

Di samping itu, Grace turut memperbanyak portofolio di bidang non akademik dengan terlibat aktif di OSIS dan berbagai organisasi lainnya di sekolah, serta mengikuti ragam kompetisi yang selinier dengan jurusan yang Ia inginkan.

“Setiap harinya saya memprioritaskan apa saja yang perlu saya lakukan, lalu berusaha untuk menjalaninya.” tutur Grace.

Cerita lainnya datang dari Jason Adrian Kurnadi, siswa SMAK 3 PENABUR yang berhasil lolos SNBP 2026 di ITB jurusan Teknik Industri.“Saya bercita-cita menjadi insinyur di industri energi terbarukan atau process engineer di pabrik petrokimia. Cita-cita ini muncul sejak kelas 11 SMA, setelah mendengar salah satu kenalan yang memiliki karir bagus setelah lulus dari jurusan teknik kimia. Selama bersekolah, saya melakukan beberapa hal seperti belajar dengan serius dan membangun portofolio yang baik.” cerita Jason.

Jason menuturkan awalnya Ia tidak bercita-cita melanjutkan pendidikan di ITB, tetapi ke luar negeri antara Hong Kong atau Singapura, “Namun, setelah berbagai pertimbangan saya memutuskan mencoba ke ITB karena merupakan PTN yang memiliki jurusan teknik terbaik di Indonesia.” tuturnya.

Jason terus belajar dengan konsisten dengan mempertahankan nilai yang tinggi. Ia menargetkan nilai 90 ke atas sejak awal semester.

Selain itu, Jason juga memenuhi portofolio di bidang non akademik. Ia berhasil meraih sertifikat tingkat nasional untuk Pramuka Bantara dan Pramuka Laksana, serta sertifikat dari sekolah untuk Dewan Ambalan. Ia juga turut meraih sertifikat dari DofE IA (The Duke of Edinburgh's International Award) berkat keterlibatannya selama bersekolah.

“Untuk melepas penat, saya mengikuti ekstrakurikuler bulu tangkis di sekolah. Saya mengatur segala sesuatunya dengan cepat dan efektif, sehingga memiliki banyak waktu untuk melakukan berbagai hal mulai dari belajar, mengerjakan tugas, persiapan masuk PTN, serta terlibat dalam berbagai organisasi di sekolah.” ungkap Jason.Ke 22 siswa dapat berhasil masuk SNBP 2026 berkat dukungan guru, “Guru-guru di sekolah mengajar dan membekali saya dengan materi yang komprehensif, sehingga saya bisa mengerti dan dapat mempertahankan nilai. Apabila ada materi yang tidak saya pahami dan menanyakannya, guru-guru dengan sigap memberikan jawaban.” tutur Jason.

Grace, Jason, dan siswa SMAK 3 PENABUR yang berhasil diterima di PTN jalur SNBP 2026 merasa senang berhasil lolos, “Puji Tuhan saya berhasil lolos! Orangtua, guru, dan teman-teman turut memberikan ucapan selamat kepada saya.” ungkap Grace.

22 siswa SMAK 3 PENABUR yang berhasil lolos PTN jalur SNBP 2026 antara lain, Kefas Immanuel Lumbanbatu (UI - Ilmu Ekonomi), Grace Anastasya Prawira (UI - Teknik Kimia), Nicolas Oliver Kyan Setiadi (UI - Teknologi Bioproses), Vanessa Carlene Patricia (UI - Ilmu Komputer), Briliant Kezia (UI - Akuntansi), Anna Margareth Yohan (UI - Biologi), dan Engelbert Johanson (UI - Sistem Informasi).

Lalu, Shearen Harijanto (IPB - Ilmu Gizi), Darren Yu dan Jessica Alberta Armando (ITB - Sekolah Bisnis Manajemen), Ezekiel Evan Sadhonoaji (ITB - Arsitektur), Darren Christyano Prastama (ITB - Teknik Tambang dan Perminyakan), Clarissa Veronika Karlan (ITB - SITH R), serta Jason Adrian Kurnadi (ITB - Teknik Industri).

Kemudian, Evans Christian Lietanujaya (UNPAD - Psikologi), Ellyora Josefine Soetantio (UNPAD - Kedokteran), Alicia Lyon Wong (UNPAD - Kedokteran Gigi), Joy Minar Edwina Butarbutar (UNPAD - Hukum), Arlene Putri Nialai Maruhawa (UNDIP - Hukum), Sherrine Widjojo dan Oletha Hani (UB - Kedokteran), serta Cleon Nathanael Lin (UB - Sistem Informasi).

Topik Menarik