Kamar Bersuhu Dingin Bikin Tidur Berkualitas, Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan
Suhu kamar yang lebih rendah atau dingin berkisar 18-20 derajat celcius ternyata bisa membantu tubuh tertidur lebih cepat. Selain itu suhu rendah juga bisa meningkatkan kualitas tidur.
Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian yang mengatur ritme tidur hingga bangun. Menjelang waktu tidur, tubuh secara alami akan menurunkan suhu inti badan, sebuah sinyal bagi sistem saraf pusat bahwa waktu istirahat telah tiba.
Baca juga: Riset Ungkap Rahasia Umur Panjang: Tidur, Bergerak, dan Pola Makan Sehat
Lingkungan kamar yang lebih sejuk pun membantu proses tertidur menjadi lebih cepat.
Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapat jika tidur di kamar yang dingin:
Manfaat Tidur di Kamar Dingin
1. Kualitas Tidur yang Lebih Baik
Suhu yang lebih rendah dapat meningkatkan produksi melatonin, hormon yang membantu memulai dan mempertahankan tidur. Ini dapat membantu seseorang cepat terlelap dan tetap tertidur panjang tanpa sering terbangun.2. Mempercepat Proses Tertidur
Karena tubuh sudah menurunkan suhu secara alami, berada dalam lingkungan yang dingin dapat membuat sinyal tidur ini semakin cepat tersampaikan ke otak.3. Membantu Mengatasi Keringat Malam
Orang yang mengalami night sweats atau berkeringat saat tidur misalnya menjelang menopause mungkin merasakan peningkatan kenyamanan saat tidur di ruangan yang sejuk karena suhu yang lebih rendah membantu tubuh tetap stabil.4. Potensi Manfaat Metabolik
Paparan suhu dingin saat tidur bisa memicu aktivitas metabolik seperti meningkatkan pembakaran kalori dan bertambahnya massa brown fat (lemak baik). Ini juga dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang berperan dalam mengatur kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.5. Dukungan Proses Anti Penuaan
Karena melatonin juga merupakan antioksidan, produksi melatonin yang lebih optimal dapat membantu tubuh melawan stres oksidatif yang berpengaruh dalam penuaan sel. Meskipun ada manfaatnya, tidak semua orang cocok dengan suhu yang lebih rendah saat tidur. Ada juga beberapa risiko yang dapat ditimbulkan, sehingga diperlukan beberapa pertimbangan seperti:6. Preferensi Suhu Individu
Rasa nyaman terhadap suhu sangat bergantung pada individu masing-masing. Ada orang yang merasa terlalu dingin sehingga tidak bisa tidur nyenyak hanya karena suhu kamar terlalu rendah7. Kondisi Kesehatan Tertentu
Orang dengan masalah pernapasan seperti asma atau COPD (chronic obstructive pulmonary disease) mungkin mengalami iritasi saluran pernapasan jika terpapar udara terlalu dingin sepanjang malam. Selain itu, tidak semua kesejukan itu sehat, di mana suhu kamar yang terlalu rendah juga bisa membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu inti, bahkan berpotensi mengganggu pola tidur.Untuk itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat kesejukan dari kamar bersuhu rendah tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Pertama, sesuaikan suhu dengan preferensi pribadi, misal 18 derajat celcius pada umumnya. Namun bisa juga ditingkatkan atau diturunkan, sesuai dengan kenyamanan.
Bisa juga menggunakan selimut yang sesuai. Jika kamar terlalu dingin, selimut bisa membantu tubuh tetap hangat tanpa harus mengubah suhu ruangan. Terakhir, dengan mengatur kelembaban udara.
Pasalnya udara dingin cenderung kering dan bisa mengiritasi tenggorokan dan kulit. Untuk itu bisa menggunakan humidifier untuk membantu melembabkan ruangan.









