Waspada Penyakit Kencing Tikus di Musim Hujan dan Banjir, Ini Bahayanya

Waspada Penyakit Kencing Tikus di Musim Hujan dan Banjir, Ini Bahayanya

Gaya Hidup | inews | Kamis, 22 Januari 2026 - 10:52
share

JAKARTA, iNews.id – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis atau yang dikenal sebagai penyakit kencing tikus, terutama saat musim hujan dan banjir melanda sejumlah wilayah.

Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengingatkan leptospirosis merupakan penyakit menular akibat bakteri *Leptospira*. Bakteri ini umumnya hidup di dalam tubuh tikus dan menyebar ke lingkungan melalui urine.

Melalui akun Instagram resminya, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menjelaskan penularan leptospirosis dapat terjadi ketika kulit yang terluka atau selaput lendir bersentuhan langsung dengan air, tanah, atau genangan banjir yang sudah terkontaminasi urine tikus.

“Manusia bisa terinfeksi karena adanya kontak dengan urine (kencing) tikus,” tulis Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dalam keterangan resminya.

Risiko penularan meningkat saat banjir karena bakteri dapat terbawa aliran air dan mengenai warga yang beraktivitas di area tergenang. Penyakit ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak serius jika tidak segera ditangani.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan air banjir, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk melindungi diri dan keluarga.

Masyarakat juga disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, atau mata kemerahan setelah terpapar air banjir.

Topik Menarik