Unesa Buka Sport Dentistry Pertama di Indonesia, Pendaftaran hingga 6 Agustus 2025

Unesa Buka Sport Dentistry Pertama di Indonesia, Pendaftaran hingga 6 Agustus 2025

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 2 Agustus 2025 - 06:00
share

Minimnya jumlah dokter gigi di Indonesia menjadi perhatian serius Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Sebagai bentuk kontribusi, Unesa berkomitmen mencetak tenaga dokter gigi profesional melalui Program Studi Sarjana (S-1) Kedokteran Gigi di bawah naungan Fakultas Kedokteran (FK).

Pendaftaran mahasiswa baru dibuka melalui jalur mandiri skema Non-Tes UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), yang berlangsung mulai 29 Juli hingga 6 Agustus 2025. Proses seleksi didasarkan pada nilai UTBK calon pendaftar.

Dekan Fakultas Kedokteran Unesa, Endang Sri Wahjuni, menyampaikan bahwa lulusan Prodi Kedokteran Gigi Unesa dipersiapkan menjadi dokter gigi yang unggul dan kompeten di bidangnya. Tak hanya itu, lulusan juga dibekali keahlian tambahan di bidang kedokteran gigi olahraga atau sport dentistry.

Baca juga: 9 Alumni UGM Jadi Menteri dan Wamen Era Prabowo, Nomor 4 dari Fakultas Kehutanan

“Sport dentistry menjadi kekhasan dari Prodi Kedokteran Gigi Unesa, dan ini merupakan yang pertama di Indonesia. Fokusnya pada pencegahan dan promosi kesehatan gigi dan mulut di lingkungan olahraga,” ungkapnya, dikutip dari laman resmi Unesa, Sabtu (2/8/2025).Kurikulum yang diterapkan berbasis Outcome Based Education (OBE), menggabungkan pembelajaran teori dan praktik agar lulusan siap menghadapi dunia kerja sebagai dokter gigi profesional. Kegiatan praktik dilaksanakan melalui laboratorium dan simulasi dengan bantuan 25 unit dental simulator yang telah tersedia.

"Sejak semester awal, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman praktik klinis awal atau early clinical exposure (ECE), serta aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian di bidang kedokteran gigi,” tambah dr. Endang.

Baca juga: Kisah Safhira, Mahasiswa Termuda ITS yang Baru Berusia 15 Tahun

Wakil Dekan I FK Unesa, dr. Febrita Ardianingsih, menjelaskan bahwa praktik mahasiswa tidak hanya dilakukan di kampus, tetapi juga di rumah sakit mitra seperti RS Haji, RSUD Ibnu Sina Gresik, serta beberapa puskesmas di wilayah Surabaya dan Sidoarjo, baik saat masa kuliah maupun ketika menjalani pendidikan profesi atau co-assistant (coas).

Unesa juga menawarkan program bundling antara jenjang sarjana dan profesi. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, mahasiswa dapat langsung melanjutkan ke tahap profesi untuk meraih gelar dokter gigi.

“Beragam fasilitas telah kami siapkan, mulai dari laboratorium radiologi gigi dan biomedik, dental simulator, alat cetak gigi melalui ITMKG, dan lainnya,” pungkas dr. Febrita.

Topik Menarik