5 Restoran Merugi Akibat Review Negatif Codeblu, Food Vlogger yang Diboikot

5 Restoran Merugi Akibat Review Negatif Codeblu, Food Vlogger yang Diboikot

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 6 Maret 2025 - 17:00
share

Food vlogger Codeblu dikenal karena gaya ulasannya yang tanpa basa-basi. Dengan pendekatan yang jujur dan terkadang terkesan pedas, ia telah mereview banyak rumah makan dan usaha kuliner.

Gaya blak-blakannya ini sempat membuat pemilik nama asli William Anderson itu disukai banyak orang, karena dianggap membantu para penonton dalam menentukan restoran yang benar-benar layak dikunjungi.

Namun, di balik ketenarannya, tak sedikit pemilik usaha kuliner yang merasa dirugikan oleh ulasannya. Beberapa di antaranya mengklaim bahwa kritik yang disampaikan Codeblu terlalu berlebihan, bahkan menyerang secara personal.

Tak sedikit restoran yang mengalami penurunan pelanggan, bahkan hampir bangkrut, akibat ulasannya yang viral. Meski mendapat banyak pro dan kontra, Codeblu tetap teguh dengan prinsipnya.

Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya murni berdasarkan pengalaman pribadi tanpa ada maksud menjatuhkan pihak tertentu. Kritik tajamnya ini bahkan sempat membuatnya bersitegang dengan Chef Arnold, yang ikut menanggapi metode ulasannya yang kontroversial.

Berikut deretan restoran yang rugi akibat review negatif Codeblu dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (6/3/2025).

5 Restoran Merugi Akibat Review Negatif Codeblu

1. Warung Makan Nyak Kopsah

Pada 2023, food reviewer Codeblu mengunjungi Warung Makan Nyak Kopsah, yang dikenal dengan sajian masakan rumahan seperti udang, pecak ikan, sambal, hingga fuyunghai. Namun, alih-alih memberikan ulasan positif, Codeblu justru memberikan nilai tiga dari 10, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas makanan di tempat tersebut.

Review tajam ini pun memicu perseteruan dengan food vlogger Farida Nurhan, yang turut membela sang pemilik warung. Ketegangan semakin memanas ketika ulasan Codeblu berdampak pada reputasi Warung Nyak Kopsah.

"Saya nggak berniat menjatuhkan, karena saya nggak kenal sama baba (panggilan Codeblu untuk Bang Madun). Kalau dikritik dan viral, bisa jadi tempatnya lebih rame, di saat itulah bisa improve," bela Codeblu ketika perseteruan ini membuat warung makan Nyak Kopsah terdampak.

2. Nasi Tempong Indra

Restoran populer di Bali ini menjadi sorotan setelah mendapatkan kritik tajam dari Codeblu. Ia menyoroti sejumlah aspek, mulai dari kualitas hidangan hingga sistem pemesanan yang dinilainya kurang profesional dan berpotensi merugikan pelanggan.

"Perbaiki sistem pesan makanan, sering salah antar karena sangat ramai. Kita pesan ayam dikasihnya bebek, apa kabar yang pesan bebek? Perbaiki sistem pembayarannya. Makanannya makin lama makin menurun kualitasnya. Bebek bau sekali rating 1/5, ayam kering 2/5, cumi cangkang nggak dibersihin, bumbu tidak meresap alias asal-asalan," kritik pedas dari Codeblu.

Meskipun restoran ini tetap beroperasi, ulasan pedas tersebut mulai memengaruhi pandangan calon pelanggan, yang kini mempertimbangkan ulang sebelum berkunjung.

3. Meat a Meat

Restoran Meat a Meat mengalami dampak besar akibat review jujur dari Codeblu. Setelah mendapat ulasan negatif, penjualan restoran ini anjlok hingga 50 persen - 60 persen, bahkan nyaris bangkrut karena sepinya pelanggan.

Codeblu menyoroti penggunaan daging meltique yang dinilainya kurang layak dikonsumsi karena rasanya yang nyangkut di tenggorokan dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan.

Menanggapi situasi ini, ia menegaskan bahwa jika restoran tersebut benar-benar bangkrut, itu bukan karena ulasannya, melainkan akibat faktor internal restoran sendiri.

4. 7 AM Bakers

Toko roti dan kafe 7 AM Bakers mendapat kritik pedas dari Codeblu terkait menurunnya kualitas pelayanan dibanding saat awal pembukaan.

Selain itu, Codeblu menyoroti kebersihan toko setelah menemukan banyak hewan kecil di dalam display roti dan pastry yang kosong. Hal ini memicu pertanyaan dari netizen mengenai standar kebersihan dapur dan proses pengolahan makanan di 7 AM Bakers.

5. Clairmont Patisserie atau Brand CT

Puncak aksi boikot terhadap Codeblu terjadi setelah ia menuduh Clairmont Patisserie atau Brand CT memberikan kue berjamur kepada sebuah panti asuhan di Jakarta Selatan.

Brand tersebut membantah tuduhan itu dengan menyertakan bukti dan meminta Codeblu untuk menghapus unggahan ulasannya. Namun, Codeblu justru diduga meminta bayaran antara Rp330 juga hingga Rp600 juta agar unggahan tersebut dihapus, memicu dugaan pemerasan.

Topik Menarik