Loading...
Loading…
Cara Atasi Dampak Terkena Gas Air Mata, Jangan Pakai Odol!

Cara Atasi Dampak Terkena Gas Air Mata, Jangan Pakai Odol!

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 13 Oktober 2020 - 17:34

Demo menolak pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja berakhir ricu di Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, massa kocar kacir setelah ditembakkan gas air mata.

Gas air mata biasanya digunakan dalam upaya meredakan situasi menjadi kondusif. Gas air mata biasa disebut dengan lacrimator. Gas air mata adalah salah satu dari zat yang mengiritasi selaput lendir mata yang menyebabkan sensasi perih. Lalu, bagaimana cara mengurangi dampak bila terkena gas air mata?

Demonstran biasa memiliki cara tersendiri untuk mengatasi serangan gas air mata, salah satunya adalah menggunakan pasta gigi atau odol. Tak jarang beberapa pendemo biasanya membawa pasta gigi atau odol dan mengolesinya pada bagian bawah kelopak mata.

Tujuannya adalah untuk menangkal perih pada mata saat gas air mata mulai menyebar. Namun efektifkah cara tersebut?

Ketua Seksi Bidang Pemberantasan Kebutaan (SBPK) Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), dr. Umar Mardianto SpM (K) menjelaskan bahwa penggunaan pasta gigi tidak efektif untuk menangkal gas air mata pada saat demonstrasi. Cara satu-satunya yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari zat aktif berbahaya agar tidak bersentuhan dengan wajah.

Pasta gigi tidak efektif untuk menangkal gas air mata. Cara menangkal yang tepat adalah mencegah zat aktif dalam gas air mata kontak dengan lapisan mukosa pada bagian muka (mata, hidung dan mulut), terang dr. Umar, saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Dokter Umar membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang kebetulan melintasi lokasi demo apabila tidak sengaja terkena gas air mata. Salah satunya adalah segera membersihkan mata dengan membilasnya menggunakan air bersih. Semakin cepat penanganan maka penyembuhannya pun akan semakin cepat.

Original Source

Topik Menarik

{