Catat! Ini Kandungan Berbahaya di Skincare, Bisa Bikin Flek Hitam Permanen!
KEHADIRAN berbagai produk skincare kini semakin variatif. Hal ini secara tidak langsung membuat konsumen semakin bingung dalam hal memilih.
Namun, tak sedikit juga dari konsumen, khususnya kaum hawa yang masih tergiur dengan skincare yang memiliki hasil yang instan karena ingin memperoleh kulit cantik dan mulus dalam waktu singkat.
Tak dipungkiri, masih banyak konsumen terutama wanita yang mudah termakan promosi dan berbagai klaim yang menggiurkan. Mulai dari mendapatkan kulit putih, hingga menghilangkan jerawat dan flek dalam waktu yang sangat instan.
Padahal, produk skincare yang kerap menawarkan hasil yang instan justru patut diwaspadai loh! Mengingat P sudah banyak kasus konsumen yang alih-alih mendapat kulit putih mulus, justru harus mendapatkan hasil sebaliknya.
Hal tersebut tidak lain adalah karena adanya berbagai kandungan berbahaya yang ada di produk skincare tersebut. Sebut mulai dari kandungan merkuri hingga kandungan hidroquinon.
Dijelaskan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Arini Widodo, kedua kandungan tersebut memiliki dampak yang buruk bagi kulit dalam waktu jangka panjang.
Biasanya, efek yang ditimbulkan dari kedua kandungan tersebut adalah flek hitam yang melasma dan sulit untuk dihilangkan bahkan bersifat permanen.
Nah, ini dan flek karena merkuri dan hidroquinon jangka panjang dengan dosis tinggi ini sifatnya permanen, ujar dr.Arini, dalam acara Forum Peningkatan Literasi Kosmetik Aman, dilansir dari YouTube BPOM, Kamis, (21/9/2023)
Dokter Arini menuturkan, efek menggunakan skincare dengan dua kandungan berbahaya tersebut, banyak konsumen yang justru kesulitan menghilangkan flek hitam di kulit wajahnya. Bahkan, masih tetap tak ampuh walau sudah ditreatment laser termahal sekalipun seperti laser Pico yang belakangan sedang menjadi tren.
Dan kita sudah dengan laser Pico harganya 10 juta sekali tindakan pun tidak mempan, tegasnya.
Selain dua kandungan berbahaya tersebut, dr. Arini juga mengungkapkan masih banyak konsumen yang justru menggunakan kosmetik yang sebenarnya memiliki kandungan obat, salah satunya kandungan steroid dan hydrogen.
Nah dari hal-hal seperti ini dan apalagi yang di luar BPOM yang di luar BPOM kadang-kadang kita bisa ketemu mercuri yang kategorinya obat. Kadang-kadang kita bisa ketemu steroid, kita bisa ketemuan hydrogen tinggi yang dilakukan tanpa pengawasan dokter, jelasnya lagi.
Kandungan-kandungan obat yang digunakan secara bebas tanpa resep dokter inilah, yang bisa menimbulkan berbagai macam gangguan kulit bahkan kesehatan. Contohnya, salah satu efek penggunaan kosmetik yang mengandung streroid yakni bisa memicu pertumbuhan bulu-bulu alias rambut di kulit yang semakin lebat.
Sehingga yang ditemukan di tempat praktek, kadang-kadang banyak efek-efek samping seperti misalnya efek samping steroid mukanya jadi buluan jadi bulunya jadi panjang-panjang kedua betul ada kumisnya, papar dr. Arini
Efek lain dari kosmetik yang mengandung steroid yakni bisa menimbulkan berbagai masalah di kulit. Mulai dari timbulnya strechmark, merah-merah, hingga iritasi karena kulit yang semakin menipis.
Ada juga obat pemutih yang diminum, diungkap dr. Arini padahal memiliki kandungan steroid, kemudian bisa menimbulkan stretch marks, merah-merah, gurat-gurat besar-besar seperti motif kulit harimau yang mana akan terus melekat pada kulit alias tidak hilang.
Kedua, kulitnya bisa jadi tipis jadi kalau kita lihat kulit mukanya tipis, semua urat-urat dan lain-lain, kemudian lebih mudah infeksi dan lain-lain. Ini tuh susah sekali untuk dikembalikan, kemudian ada malah mau ngilangin flek malah jadi flek permanen, pungkas dr. Arini.









