Ini Gejala Tuberkulosis pada Anak yang Tak Terduga, Apa Bisa Menular?

Ini Gejala Tuberkulosis pada Anak yang Tak Terduga, Apa Bisa Menular?

Berita Utama | BuddyKu | Minggu, 13 Agustus 2023 - 09:33
share

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Selama ini mungkin banyak yang memercayai bahwa Tuberkulosis (TB) pada anak tidak menular. Tapi rupanya, faktanya tidak demikian.

Kita tahu bahwa penularan TB dari kuman yang keluar ke udara akibat batuk. Kuman tersebut kemudian terhirup oleh orang lain.

"Artinya, jika seorang anak batuk karena TB-nya, maka tetap bisa menularkan kepada orang lain," kata ahli medis dan peneliti Dr dr Erlina Burhan MSc, SpP(K), dikutip dari edukasi kesehatannya, Minggu (13/8/2023).

Dokter Erlina akui, memang lebih banyak anak dengan TB yang tidak batuk. Tapi tetap saja ketika anak itu batuk, maka akan bisa menularkan.

Dari data Kemenkes diketahui bahwa angka temuan kasus TB pada anak di Indonesia cukup tinggi. Pada 2021 ada 42.187, kemudian 2022 ada 100.726, dan pada 2023, baru sampai Maret tercatat sudah ada 18.144 kasus.

Adapun gejala TB yang biasanya ditemukan pada anak antara lain: demam, rewel, lesu, dan letih. Ketika anak-anak seusianya berlarian dan suka lompat atau aktif, anak dengan TB tidak terlalu aktif.

"Menjadi pendiam dan mudah menangis. Itu bisa dicurigai TB," kata dr Erlina.

Tidak Menular Lewat Alat Makan

Selama ini ada anggapan bahwa kita perlu memisahkan alat makan dan minum orang TB. Bahkan jika pasiennya adalah keluarga sendiri atau orang dekat. Padahal tindakan itu adalah bentuk stigma.

"Pasien akan merasa sedih, depresi, dan terpojok karena bahkan piring dan gelasnya pun dipisahkan. Seolah-olah dia ini adalah kelompok masyarakat yang dikucilkan, termarjinal, dan terbuang," kata dr Erlina.

Padahal dari sisi penularan pun tidak relevan. Dia juga mengingatkan bahwa TB menular melalui udara, bukan melalui gelas maupun piring.

TB akan masuk ke dalam tubuh kita lewat udara yang terkontaminasi dengan kuman tuberkulosis. Setelah terhirup, kemudian masuk ke saluran napas, dan terus ke jaringan paru.

Kalau pasien sudah minum obat, tingkat penularannya sudah jauh menurun, tapi penularannya bukan lewat piring dan gelas. Dia harap hal ini bisa mengurangi stigma pada pasien TB.

"Kalau anak dengan TB batuk tetap ada kuman yang keluar, dan bisa menularkan ke orang sekitar. Jadi tidak benar anggapan bahwa TB pada anak tidak menular," ujar dr Erlina.

Topik Menarik