Apa Itu Syok Septik?

Apa Itu Syok Septik?

Gaya Hidup | BuddyKu | Jum'at, 23 Juni 2023 - 11:34
share

KINI pria berbobot 300 kilogram asal Kota Tangerang, Muhammad Fajri (26) telah meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Dari informasi yang diterima pihak RSCM, Fajri meninggal pada Kamis (22/6/2023) sekitar pukul 1.30 WIB dini hari, karena mengalami syok septik akibat komplikasi infeksi berat sebelumnya.

Fajri

Lalu, apa itu syok septik?

Dilansir dari NHS, syok septik adalah kondisi yang terjadi ketika tekanan darah seseorang turun ke tingkat yang sangat rendah setelah infeksi dan bisa mengancam jiwa.

Syok septik merupakan infeksi yang disebabkan oleh semua jenis bakteri yang ada. Meski jarang terjadi, jamur seperti kandida dan virus juga bisa menjadi penyebabnya.

Pada awalnya, infeksi dapat menimbulkan reaksi yang disebut sepsis. Gejalanya dimulai dengan tubuh jadi lemah, panas dingin, detak jantung dan pernapasan yang cepat.

Sementara, saat sepsis berubah menjadi syok septik, seseorang mungkin mengalami gejala tambahan. Mulai dari tekanan darah sangat rendah, keluaran urin sedikit atau tidak ada, palpitasi jantung, hingga anggota tubuh yang dingin dan pucat.

Jika tidak diobati, racun yang dihasilkan oleh bakteri dapat merusak pembuluh darah kecil, menyebabkan kebocoran cairan ke jaringan di sekitarnya.

Hal ini dapat mempengaruhi kemampuan jantung seseorang untuk memompa darah ke organnya, sehingga menurunkan tekanan darah dan berarti darah tidak mencapai organ vital, seperti otak dan hati.

Sub Koordinator Humas RSCM, Yani Astuti mengatakan, perawatan multidisiplin itu terdiri dari dokter ahli perawatan intensif (intensivis), paru, jantung, pencernaan, syaraf, kulit, bedah pembuluh darah, gizi, rehabilitasi medik, dan tenaga kesehatan lainnya.

"Perawatan yang sudah dilakukan yaitu terapi antibiotik untuk infeksinya, terapi alat bantu pernapasan, jantung, ginjal dan semua organ yang terganggu akibat gagal organ multiple akibat syok septik," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kondisi Fajri sempat kritis setelah dirujuk dari RSUD Kota Tangerang ke RSCM. Informasi tersebut sempat disampaikan Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinkes Kota Tangerang, dr. Suhendra. Dia mengatakan kondisi Fajri diketahui setelah dia beserta jajarannya menjenguk Fajri.

Viral Pria Berbobot 300 Kg Dievakuasi ke Rumah Sakit, Kenali Yuk Dampak Obesitas!

"Setelah kami melihat kondisinya, pasien masih dalam keadaan kritis dan belum ada perubahan yang signifikan selama satu minggu dirawat di sini," kata dia.

Apakah Benar Anjing Rabies Mati Setelah Gigit Manusia?

Kunjungan itu dilakukan Dinkes Kota Tangerang bersama pihak Kelurahan Pedurenan, RT, dan RW setempat kediaman Fajri.

Suhendra menuturkan, Fajri tengah menjalani perawatan di Ruang Isolasi Gedung A oleh dokter spesialis bedah digestif dan vaskuler RSCM.

Pihak RSCM lanjut Suhendra telah banyak melakukan pengobatan, perawatan, dan langkah-langkah terbaik dalam menangani Fajri.

Namun, pada Kamis dini hari, (22/6/2023), Fajri dinyatakan meninggal dunia. Informasi itu diungkapkan oleh Direktur Utama RSCM, Dina Liastuti.

Topik Menarik