Mengenal Color Changing Lipstick atau Lipstik Arab, Pemulas Bibir yang Hasilkan Warna Sesuai pH Kulit

Mengenal Color Changing Lipstick atau Lipstik Arab, Pemulas Bibir yang Hasilkan Warna Sesuai pH Kulit

Gaya Hidup | BuddyKu | Sabtu, 10 Juni 2023 - 14:01
share

Dalam industri kecantikan, teknologi yang membuat produk makeup terlihat unik bukan lagi hal baru. Salah satunya color changing lipstick , di mana warna lipstik akan bereaksi dengan pH kulit untuk menciptakan warna unik yang berbeda dari lipstik aslinya. Sering disebut dengan lipstik Arab yang kerap dijadikan oleh-oleh ibadah haji dan umrah, bagaimana ya cara kerja pemulas bibir ini?

Apa itu color changing lipstick?

color changing lipstick

Sesuai namanya, color changing lipstick merupakan lipstik pengubah warna yang awalnya transparan dan secara bertahap berubah warna berdasarkan pH serta warna asli bibir.

Meski terkesan misterius, pemulas bibir ini dapat menjadi solusi jika kesulitan memilih warna lipstik yang tepat, karena secara alami produk ini akan meningkatkan warna asli bibir. Hasil color changing lipstick bahkan bisa terlihat berbeda pada setiap orang yang memakainya, lho.

color changing lipstick

Kini, color changing lipstick tengah menjadi tren di kalangan beauty enthusiast . Namun rupanya, produk ini pertama kali muncul di industri kecantikan tahun \'70-an. Salah satu produk yang mungkin tak asing bagi milenial adalah lipstik Arab yang memiliki nuansa kehijauan.

Bagaimana cara kerjanya?

color changing lipstick

Melansir realsimple.com , Lex Smith, Tarte Global MUA, mengatakan bahwa perubahan warna lipstik sangat berkaitan dengan pH kulit. Lipstik pengubah warna bereaksi dengan pH kulit Anda untuk menciptakan warna khusus yang berbeda dari warna lipstik asli, karena kita semua memiliki pH yang unik, kata Smith.

Pada dasarnya, pH optimal kulit di wajah dan tubuh biasanya berkisar antara 4,7 dan 5. Pada skala pH 1 (asam) hingga 14 (basa) dengan 7 sebagai titik netral, kulit umumnya lebih condong ke arah sisi asam.

color changing lipstick

Menurut MUA Ashlee Ann, bibir kita memiliki pH yang lebih tinggi daripada lipstik, sehingga memicu reaksi kimia yang menyebabkan perubahan warna. Red 27 adalah bahan utama dalam produk ini, telah teruji aman untuk digunakan semua orang, katanya. Saat pewarna ini bersentuhan dengan kelembapan, maka akan mengubah kelarutan dan pH, menciptakan warna yang lebih cerah.

Kepada beautyheaven.com , head of product design and development di PONi Cosmetics, Evette Hess, mengatakan bahwa bibir alami yang lebih terang akan mengalami perubahan merah muda. Sementara warna bibir alami yang lebih gelap, cenderung berubah menjadi merah muda dengan nuansa kemerahan yang intens.

Uniknya lagi, fluktuasi hormon dan aktivitas fisik juga dapat menyebabkan perubahan pH kulit, sehingga tampilan warna lipstik di bibir juga akan terlihat berbeda di berbagai titik sepanjang hari.

Nah, apakah kamu sudah pernah mencoba lipstik Arab atau mendapatkan oleh-oleh dari rekan dan saudara yang beribadah haji atau umrah?

Topik Menarik