Riwayat Penyakit Selena Gomez yang Bikin Penggemar Sedih, Idap Lupus sejak 2014
JAKARTA, celebrities.id - Riwayat penyakit Selena Gomez membuat sebagian besar fans dan netizen sedih. Ya, mantan kekasih Justin Bieber itu pernah menulis penyakit yang dideritanya di Twitter. Sayang, unggahan itu sudah dihapus.
Baru-baru ini, melalui akun TikTok pribadi, Selena Gomez memperlihatkan tangannya gemetar. Pelantun lagu Lose You To Love Me itu memberi tahu para pengikutnya bahwa itu karena pengaruh obat yang dia minum untuk mengatasi penyakit lupus.
"Saya gemetar karena obat lupus. Sekalian penafian, aku bukan profesional," tulis Selena di Twitter melalui screenshot akun Twitter @fetishxsel, Sabtu (4/3/2023).
Riwayat Penyakit Selena Gomez
Seperti diketahui, Selena dikenal selalu terbuka tentang perjuangannya menghadapi masalah kesehatan mental. Dia juga sering berbagi pengalaman melawan lupus, kecemasan, dan depresi.
Selena didiagnosis menderita lupus pada tahun 2014. Selena melakukan transplantasi ginjal pada tahun 2017 dan sahabatnya Francia Raisa adalah pendonor ginjal tersebut.
Viral, Petugas KRL Nyaris Ketabrak Kereta di Gang Sentiong Usai Diduga Didorong Wanita ODGJ
Lupus adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh mulai menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Kondisi ini sebagian besar mempengaruhi ginjal.
Lupus juga berdampak pada kulit, pembuluh darah, jaringan ikat, jantung, otak, dan hampir semua organ vital tubuh.
Menurut WebMD, lupus adalah penyakit sistem kekebalan tubuh. Banyak orang yang mengidap lupus aktif merasa sakit secara umum. Mereka mengalami demam, penurunan berat badan, dan kelelahan.
Ketika sistem kekebalan mereka menyerang organ atau bagian tubuh tertentu. Penyintas lupus juga dapat mengalami masalah yang lebih spesifik.
Pengobatan Lupus
Gemetar pada pasien lupus, meski jarang, kemungkinan besar tetap ada. Ini biasanya karena chorea, semacam gangguan gerak.
Siklosporin adalah obat yang digunakan pada lupus yang dapat menyebabkan atau memperburuk tremor. Perlu pengobatan yang tepat untuk penyintas.
Lupus diobati dengan imunosupresi melalui obat-obatan seperti mycophenolate, azathioprine, cyclophosphamide, rituximab dll. Selain itu, steroid dalam berbagai dosis digunakan berdasarkan tingkat keparahan penyakitnya.
Tujuannya adalah untuk mencapai remisi yang wajar untuk menurunkan keparahan produksi antibodi dan reaksi kompleks imun di berbagai organ. Indeks aktivitas penyakit SLEDAI-SLE adalah sistem penilaian yang membantu para ahli medis memprediksi prognosis penyakit.










