Loading...
Loading…
Cara Cegah Infeksi Virus Dengue di Samping Gerakan 3M

Cara Cegah Infeksi Virus Dengue di Samping Gerakan 3M

Gaya Hidup | jawapos | Senin, 24 Agustus 2020 - 19:42

JawaPos.com Disamping pandemi Covid-19, Indonesia juga dihadapkan pada kasus demam berdarah dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan virus dengue dari nyamuk Aedes Aegypti juga dikatakan sangat tinggi.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus DBD hingga Juli 2020 telah mencapai 71.633 kasus. Dengan mencatat 459 kasus kematian. Lantas, apa yang bisa dilakukan agar terhindari dari infeksi virus dengue?

Dalam webinar Lifepack & Jovee Jangan Remehkan Nyamuk Demam Berdarah Dengeu, dokter Spesialis Anak dr. Dominicus Husada, mengungkapkan, DBD masih tergolong penyakit yang membahayakan. Ia mengatakan, selain virus yang dibawa nyamuk, sebab lain seseorang bisa terkena DBD adalah kebersihan lingkungan.

Untuk itu, masyarakat didorong untuk terus melakukan gerakan 3M. Yakni Menguras, Mengubur, dan Mendaur ulang. Terlebih di musim pancaroba seperti sekarang ini.

Untuk mencegah terkena DBD, masyarakat perlu untuk membersihkan lingkungan sekitar mereka tinggal, ujar dr. Dominicus.

Namun, ungkapnya, membersihkan lingkungan dan rumah saja tidak cukup. Harus ada upaya pencegahan lain agar meminimalisasi gigitan nyamuk dan dampaknya pada tubuh. Seperti memakai obat nyamuk dan lotion anti nyamuk serta menjaga tubuh dari dalam.

Sehingga, asupan nutrisi untuk daya tahan tubuh tetap terjaga perlu diperhatikan. Sebab, tanpa daya tahan yang baik maka tubuh akan lebih rentan terserang penyakit. Termasuk DBD.

Senada dengan dr. Dominicus, Nutrisionist Jovee Kelvin Halim mengungkapkan beberapa nutrisi yang bisa menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan sehari-hari. Penting sekali untuk mengonsumsi makanan beragam dan seimbang. Makanan dengan sayur, buah, serta protein dan lemak yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari, ujar Kelvin.

Beberapa nutrisi yang diperlukan untuk daya tahan tubuh antara lain vitamin B, C, D, zink, protein, dan zat besi. Selain itu, pastikan juga makanan yang Anda makan atau masak dalam keadaan matang dan bersih agar tidak ada kuman atau bakteri yang mudah hinggap dalam makanan.

Kita dianjurkan mengonsumsi sayur dan buah minimal sebanyak 4-5 porsi sehari. Namun jika hal tersebut tidak dapat terpenuhi, masyarakat bisa mengonsumi suplemen multivitamin yang dapat memenuhi asupan tersebut. Ujar Kelvin.

Saksikan video menarik berikut ini:

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{