Loading...
Loading…
Empat Makanan Ini Ternyata Aman Dikonsumsi untuk Kelola Kolesterol

Empat Makanan Ini Ternyata Aman Dikonsumsi untuk Kelola Kolesterol

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Republika | Sabtu, 24 September 2022 - 04:49

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki kolesterol tinggi terkait dengan banyak risiko kesehatan, termasuk penyakit jantung. Penderitanya kerap diminta menghindari golongan makanan tertentu.

Jika mencoba menurunkan kolesterol, American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar fokus pada dua nutrisi yakni lemak jenuh dan lemak trans. AHA merekomendasikan untuk menjaga asupan lemak jenuh tidak lebih dari enam persen dari total kalori harian. Kemudian hanya makan sesedikit mungkin lemak trans

Namun, rekomendasi diet AHA tidak mengatakan harus menghindari diet kolesterol. Belum ada cukup bukti penelitian untuk mendukung klaim bahwa kolesterol makanan meningkatkan kadar kolesterol "jahat".

Pedoman Diet 2015-2020 untuk orang Amerika menghapus rekomendasi bahwa orang membatasi asupan kolesterol makanan mereka hingga 300 miligram per hari. Berikut empat makanan yang mungkin akan membuat terkejut setelah mengetahui bahwa makanan ini aman mengelola kolesterol, seperti dikutip dari VerywellHealth, Sabtu (24/9/2022).

1. Telur

Semakin banyak bukti menunjukkan bahwa telur mungkin menjadi bagian dari pola diet jantung sehat bahkan pada orang yang berisiko terkena penyakit kardiovaskular.

Menurut sebuah studi tahun 2022, makan telur utuh dalam kombinasi dengan pola makan nabati mungkin lebih sehat daripada mengandalkan pengganti telur. Ini karena efek positif pada lipid plasma, karotenoid antioksidan, dan kolin.

Makan sarapan telur dikaitkan dengan kolesterol HDL ("baik") yang lebih tinggi dibandingkan dengan makan pengganti telur. Para peneliti tidak melihat perbedaan dalam kolesterol LDL ("jahat") peserta, trigliserida, gula darah (glukosa), insulin, atau tingkat tekanan darah.

2. Keju

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa makan keju dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, termasuk strok. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa makan keju sebagai pengganti mentega mungkin telah menurunkan kolesterol "jahat" LDL, meskipun kedua makanan tersebut merupakan sumber lemak jenuh.

Dalam jumlah sedang, menghitung satu porsi keju sebagai sajian susu dapat menjadi bagian dari diet jantung sehat, terutama jika memiliki kandungan natrium yang lebih rendah (seperti mozzarella).

3. Daging sapi

Penelitian telah menemukan bahwa ketika orang memasukkan potongan daging sapi tanpa lemak dalam porsi yang tepat dalam diet seimbang mereka secara keseluruhan, tampaknya tidak memiliki efek negatif pada kesehatan jantung mereka.

Dalam sebuah studi 2012, para peneliti menemukan bahwa orang mempertahankan kadar kolesterol darah yang sehat saat mengonsumsi makanan yang kaya akan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan, dengan daging sapi tanpa lemak sebagai sumber protein utama.

4. Udang

Meskipun udang tinggi kolesterol, udang tidak mengandung lemak jenuh, setidaknya, jika dimakan polosan. Selama tidak digoreng atau dimasak dengan mentega dalam jumlah besar, udang bisa menjadi bagian dari diet jantung sehat.

Faktanya, AHA memasukkan udang sebagai makanan yang dapat dimasukkan orang untuk mendukung kadar kolesterol yang sehat. Cobalah membuat udang bagian dari makanan yang seimbang, seperti tumis sayuran dengan banyak rempah-rempah dan rempah-rempah atau dengan minyak zaitun pada salad segar.

Cara Lain untuk Menurunkan Kolesterol

Perubahan pola makan hanyalah salah satu bagian dari mencegah kolesterol tinggi atau mengelolanya. Melakukan aktivitas fisik, berhenti merokok, dan mempertahankan berat badan optimal merupakan kebiasaan sehat jantung yang dapat diupayakan.

Original Source

Topik Menarik