Loading...
Loading…
Heboh Wanita 70 Tahun Melahirkan Anak Pertama, Yuk Kenali Bahayanya bagi Ibu dan Bayi

Heboh Wanita 70 Tahun Melahirkan Anak Pertama, Yuk Kenali Bahayanya bagi Ibu dan Bayi

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Indozone | Selasa, 23 Agustus 2022 - 15:25

Belum lama ini beredar luas berita mengenai wanita asal India yang melahirkan anak pertamanya di usia 70 tahun. Tentu ada risiko bagi kesehatan sang ibu karena usianya sudah terlalu tua dan harusnya menopause.

Dilansir Oddity Central , pasangan suami istri di Rajasthan, India tersebut menyambut bayi pertama mereka setelah 54 tahun menikah. Hal ini membuat pasangan tersebut jadi orang tua tertua dalam sejarah yang memiliki anak.

Setelah dua prosedur IVF yang gagal, wanita 70 tahun bernama Chandravati akhirnya hamil dan baru-baru ini dia menyambut bayi laki-laki yang sehat.

Suaminya Gopichand, tak mampu menahan rasa bahagia karena setelah penantian panjang dia dan istrinya akhirnya memilikianak.

Dilansir WebMD , melahirkan setelah usia 50 tahun bukanlah hal yang umum. Dari sekitar 12 juta kelahiran di Amerika Serikat (AS) antara 1997 dan 1999, ada sekitar 500 wanita yang melahirkan di atas usia 50 tahun.

Sebagian besar kelahiran ini melibatkan sel telur donor dari wanita yang lebih muda, sebuah praktik yang memungkinkan melahirkan di antara wanita menopause.

Sebanyak 24 wanita yang melahirkan antara usia 50 dan 64 dimasukkan dalam studi. Semua wanita hamil melalui fertilisasi in vitro menggunakan sel telur donor dan semuanya melahirkan di Pusat Medis Sheba antara Januari 1999 dan Juni 2004.

Hasil kehamilan mereka kemudian dibandingkan dengan 99 wanita berusia 45 sampai 49 tahun yan juga melahirkan di tempat yang sama.

Hasilnya, wanita yang melahirkan di atas usia 50 tahun, sebanyak 63 persen dirawat di rumah sakit selama kehamilan, dibandingkan dengan 22 persen wanita yang lebih muda.

Sebanyak 61 persen wanita berusia 50 tahun ke atas melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah, dibandingkan dengan 32 persen wanita berusia antara 45 dan 49 tahun.

Kabar baiknya, meski tingkat komplikasi kehamilan tinggi, hasil kelahiran umumnya baik, tidak ada cacat lahir parah terkait dengan kelahiran prematur yang terjadi di antara bayi yang lahir dari ibu yang diteliti, meskipun tingkat kelahiran prematurtinggi.

"Wanita yang merencanakan kehamilan di usia 50-an perlu disadarkan bahwa mereka menghadapi peningkatan risiko dan begitu juga bayi mereka," kata Russell Kirby, PhD, dari University of Alabama di Birmingham kepada WebMD.

Dilansir Healthline , berikut ini risiko memiliki bayi di usia 50-an:

Selain itu, ada faktor risiko yang berkaitan dengan bayi:

Artikel Menarik Lainnya:

Original Source

Topik Menarik