Miris! Tugu PDRI dan Sejumlah Situs Bersejarah Semasa Perjuangan Kemerdekaan Terbengkalai
SOLOK SELATAN, celebrities.id - Sejumlah situs sejarah perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948 yang ada di Bulian Nagari Bidar Alam, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), saat ini butuh perawatan.
Bidar Alam pernah menjadi pusat pemerintahan darurat Indonesia di bawah kepemimpinan, Syafruddin Prawiranegara. Sejumlah situs sejarah PDRI di Nagari Bidar Alam di antaranya rumah Jama yang dijadikan markas PDRI selama 3,5 bulan Syafruddin Prawiranegara menjalankan tugas kenegaraan.
Lalu, stasiun radio AURI sebagai pemancar informasi kepada dunia luar dan pusat komunikasi. Ada Masjid tempat Syafrudin Prawiranegara dan kabinetnya menjalankan ibadah, sekarang bernama Masjid Nurul Falah Mr Syafruddin Prawiranegara yang merupakan salah satu masjid tertua di Bidar Alam.
Kemudian, situs sejarah berupa tugu PDRI, lapangan upacara dan museum PDRI.
Eva Risma Dewi (37) selaku penghuni rumah Jama yang dijadikan markas PDRI di Bidar Alam berharap adanya perbaikan atau perawatan rumah tersebut. Dia merupakan cucu dari nenek Jama.
Menurutnya, sebagian dinding rumah ada yang sudah berlobang-lobang. "Harapannya bisa diperbaiki," katanya singkat, Selasa (16/8/2022).
Terpisah, Ali Sabri Abbas salah seorang tokoh masyarakat Bidar Alam yang juga merupakan anak dari almarhum Ibnu Abbas, asisten dari dokter pribadi Syafruddin, Sambiyono, memberikan pendapatnya.
Ali Sabri Abbas menyatakan bahwa sekitar tahun 2008, rumah yang digunakan sebagai markas PDRI pernah mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial dan semenjak itu sampai sekarang nyaris tidak mendapatkan perhatian lagi.
"Ingat, ketika itu saya masih jadi Wali Nagari Bidar Alam," katanya.
Menurut Ali Sabri Abbas, terkait perbaikan itu setiap tahun, pada momentum peringatan Kemerdekaan RI selalu menjadi pertanyaan dari pemerhati sejarah namun tidak kunjung mendapat perhatian pemerintah.










