Loading...
Loading…
Tanjung Lesung Siap Ketiban Untung Proyek Tol Serang-Panimbang

Tanjung Lesung Siap Ketiban Untung Proyek Tol Serang-Panimbang

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Sindonews | Minggu, 07 Agustus 2022 - 00:52

JAKARTA Peletakan batu pertama atau groundbreaking Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Cileles-Panimbang akan segera dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, di ruas jalan Sp Labuhan-Cibaliung STA 16+500, exit Tol Panimbang, Senin (8/8) mendatang.

Tol Serang Panimbang Seksi 3 diproyeksikan akan rampung pada akhir 2023 di mana sebelumnya Tol Serang-Panimbang Seksi I Serang-Rangkasbitung sudah beroperasi dan Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles dalam tahap akhir.

Direktur Utama PT Banten West Java (BWJ) Poernomo Siswoprasetijo mengaku senang sekaligus mengapresiasi kerja keras Kementerian PUPR dan pihak terkait yang melakukan pembangunan jalan tol tersebut, seperti Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Wijaya Karya Serang Panimbang WSP.

"Groundbreaking Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Cileles-Panimbang, menunjukan bukti nyata atas komitmen besar pemerintah untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur di Banten," kata Poernomo dalam pernyataannya, di Jakarta, Sabtu (6/8/2022).

Poernomo mengatakan, BWJ berharap sinergitas dan dukungan dari kementerian PUPR serta pihak terkait terus berlanjut demi kelancaran pelaksanaan konstruksi.

Pasalnya, Tol Serang-Panimbang yang melintasi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang, telah beroperasi, akan mengakselerasi perkembangan kawasan pariwisata di sekitar wilayah Banten, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

"Oleh karenanya, BWJ memiliki harapan besar agar pembangunan Tol Serang-Panimbang seksi tiga bisa berjalan lancar. Kehadiran jalan tol ini akan memberikan manfaat langsung bagi pariwisata, yang otomatis mendorong perekonomian masyarakat Banten sekitarnya, termasuk BWJ sebagai pengelola kawasan wisata Tanjung Lesung yang berada di dalamnya," tandas Poernomo.

Poernomo mengatakan, dengan dimulainya konstruksi Tol Serang-Panimbang Seksi 3 dan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisma) berangsur pulih, Tanjung Lesung melakukan persiapan dan menambah objek wisata demi memberikan kenyamanan serta keamanan bagi wisatawan.

"Pertama, kami berkomitmen untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin. Komitmen tersebut bisa dilihat dari hasil sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, Environment) kami yang mendapatkan angka 650 atau memuaskan dari Kemenparekraf," terang Poernomo.

Lihat Foto: Progres Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi II

Kedua, Tanjung Lesung sebagai salah satu proyek kota mandiri PT Jababeka Tbk, memiliki akomodasi yang beragam dengan harga bervariasi sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan wisatawan. Tanjung Lesung sendiri baru saja menambah ketersediaan kamar penginapan dengan hadirnya Villa Tara, sebuah homestay di Komplek villa Ladda Bay Village. Alhasil, kata Poernomo, total kamar yang ada Tanjung Lesung untuk memenuhi kebutuhan wisatawan sudah mencapai sekitar 1.000 kamar.

"Ketiga, Tanjung Lesung menyediakan kegiatan seru bareng keluarga sebanyak 25 dan 12 spot foto yang instagramable yang bisa di eksplorasi oleh wisatawan. Intinya, Tanjung Lesung merupakan playground terlengkap dan terbesar dengan luas area 1.500 hektare," terang Poernomo.

(nng)

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{