Loading...
Loading…
Deleted Scene Extraordinary Attorney Woo Viral di Media Sosial, Ini Alasannya

Deleted Scene Extraordinary Attorney Woo Viral di Media Sosial, Ini Alasannya

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | iNewsIndramayu | Rabu, 27 Juli 2022 - 09:40

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Deleted scene Extraordinary Attorney Woo, drama Korea yang dibintangi Park Eun Bin dan Kang Tae Oh mendadak viral. Adegan tersebut terus ramai menjadi perbincangan para penggemar drakor tersebut.

Drakor Extraordinary Attorney Woo saat ini populer dibicarakan para penonton. Drama ini terbilang unik sebab mengangkat kisah tentang seorang pengacara dengan Spektrum Autisme.

Saat ini, drama Extraordinary Attorney Woo sudah sampai episode 8. Seiring berjalannya cerita, hubungan Woo Young Woo (Park Eun Bin) dengan Lee Junho (Kang Tae Oh) terus memicu rasa penasaran.

Dilansir dari Koreaboo, ada sebuah deleted scene di Extraordinary Attorney Woo. Adegan yang dihapus itu memicu kekecewaan penggemar sebab adegan itu dinilai para penonton bagus.

Sebagaimana ditayangkan sebelumnya di episode 3, Lee Junho menghadiahkan Young Woo sebuah proyektor mini. Ternyata ketika dia meletakkan hadiah itu di kantor Woo, Junho tidak tahu bahkan pengacara itu berencana mengundurkan diri.

Ketika Young Woo kembali di episode 4, dirinya bertemu dengan Jun Ho yang menyanyikan apakah dia telah membuka hadiah yang dia letakkan di mejanya.

Young Woo mengatakan bahwa dia telah membuangnya dia tidak tahu hadiah itu dari siapa. Meski kecewa, respon Jun Ho sangat manis, dan dia tidak marah.

Pada deleted scene Extraordinary Attorney Woo, terlihat bahwa Young Woo sama sekali tidak membuang hadiah dari Lee Junho seperti yang dia katakan.

Dalam adegan yang dihapus dari momen ini, Young Woo juga menemukan kotak dari Jun Ho dia tidak membuangnya.

Young Woo membuka kotak itu dan menemukan proyektor ringan. Dia menyalakannya dan membuat kantornya menjadi terlihat di bawah air. Para penggemar Drakor merasa scene itu terlalu cantik untuk dihapus.

Original Source

Topik Menarik