Loading...
Loading…
Didukung Penuh Pemerintah HIPMI Yakin UMKM Berkembang

Didukung Penuh Pemerintah HIPMI Yakin UMKM Berkembang

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | RM ID | Selasa, 19 Juli 2022 - 17:58

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) meyakini berbagai kebijakan yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo akan mampu mendorong usaha kecil dan menengah (UMKM) agar semakin optimal hingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

Ditambah lagi Presiden Jokowi memberikan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) perseorangan di Gedung Olahraga Nanggala Kopassus, Jakarta Timur, Senin (18/7).

Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Bidang Keuangan dan Perbankan, Anggawira mengatakan, Presiden Jokowi telah banyak mengeluarkan kebijakan yang memberi perhatian besar terhadap UMKM. Para pelaku usaha didorong agar dapat terus berkembang melalui beragam fasilitas dan dukungan.

Dia meyakini, peran kunci UMKM akan semakin dirasakan masyarakat melalui berbagai kebijakan Presiden Jokowi. Khususnya untuk dapat menunjang perekonomian masyarakat nantinya.

Akan sangat berdampak pastinya untuk pelaku usaha, pemberian NIB perseorangan ini akan membangkitkan semangat pengusaha UMKM agar semakin kolaboratif, dan terus bersinergi, ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (19/7).

Menurut Anggawira, peningkatan pertumbuhan jumlah pelaku usaha UMKM menjadi sebuah keniscayaan jika pertumbuhan ekonomi Indonesia ingin terus maju. Terlebih lagi, Indonesia sekarang ini menghadapi situasi ekonomi global yang tak pasti dan terancam mengalami resesi.

Maka dari itu diperlukan strategi cerdas dalam upaya membangkitkan ekonomi di tengah kondisi yang sulit.

Di tengah ekonomi seperti saat ini, kita butuh superteam, bukan superman. UMKM perseorangan akan mendorong pelaku UMKM untuk bersinergi dengan sektor lainnya seperti pendanaan dan akses permodalan, terang Anggawira.

Dia menambahkan, ke depan diperlukan terus kebijakan yang inovatif. Apalagi dengan kehadiran Online Single Submission (OSS) yang dikelola oleh Kementerian Investasi/BKPM akan dimungkikan adanya kolaborasi dari level data.

Kehadiran OSS harus dimanfaatkan agar mendorong kolaborasi UMKM bahkan dari level data contohnya melalui marketplace dan fintech, jangan sampai pelaku UMKM kita tidak bisa memanfaatkan kemajuan teknologi, oleh karena itu HIPMI juga harus hadir untuk membuat ekosistem bagi pelaku UMKM untuk tumbuh bersama,pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menargetkan hingga 20 juta pelaku UMKM dapat mengintegrasikan atau bergabung dengan toko online pada 2022 seiring dengan pasar ekonomi digital yang berkembang pesat. Menurut Presiden, upaya membawa lebih banyak UMKM dalam negeri ke pasar digital ditujukan untuk mempercepat transformasi ekonomi digital.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{