Truk Kontainer Rusak, Jalan Poros Bone-Maros Lumpuh 15 Jam

Truk Kontainer Rusak, Jalan Poros Bone-Maros Lumpuh 15 Jam

Gaya Hidup | BuddyKu | Sabtu, 25 Juni 2022 - 17:44
share

MAROS Kemacetan panjang terjadi di jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Maros-Bone, Sabtu (25/6/2022).

Kemacetan ini akibat sebuah truk kontainer yang mengalami kerusakan di tengah jalan sejak Sabtu dini hari, pukul 01.00 Wita. Kondisi ini membuat jalur Bone-Maros lumpuh selama 15 jam.

Salah satu pengendara yang tinggal di Kappang Cenrana, Utami, menyebutkan bahwa kemacetan sudah terjadi sejak Sabtu (25/6/2022) pukul 01.00 Wita. Kemacetan ini mulai dari Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana hingga Desa Samanggi, Kecamatan Bantimurung.

" Kemacetan ini sudah terjadi sejak jam 1 malam, kemacetannya sangat parah bahkan sudah sampai Samanggi Bantimurung," katanya.

Dia pun terpaksa berangkat lebih cepat dari biasanya agar tidak terlambat masuk kerja.

"Biasanya saya berangkat jam 09.00 Wita tapi karena saya tahu lagi macet, makanya saya berangkat pukul 07.00," ujarnya.

Tak tanggung-tanggung dia pun harus menempuh perjalanan hingga dua jam lamanya. Padahal setiap harinya dia hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke Kota Maros.

Utami menyebutkan, dia berhasil menembus kemacetan dengan cara melintas di tepi jalan.

"Iya, pemotor terpaksa menyelip di pinggir jalan sekali, dan harus ekstra hati-hati karena di sampingnya itu jurang," terangnya.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros , H Abdul HafiedM Talla mengatakan, dirinya sempat terjebak macet. Dia baru balik dari Kabupaten Bone untuk menghadiri MTQ Sulsel.

Dia terpaksa memutar kendaraannya dan kembali ke Kecamatan Lappariaja, untuk memutar lewat Bulu Dua, Kabupaten Soppeng.

"Saya harus memutar arah, karena terjebak macet. Padahal sudah dekat sekali dari Maros, tapi macetnya sangat panjang dan akhirnya saya memilih untuk memutar ke arah Soppeng lewat Bulu Dua," sebutnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Maros, AKP Abd Malik mengatakan, kemacetan tersebut diakibatkan truk kontainer yang rusak di tengah jalan. Namun saat ini, truk tersebut telah dipindah ke tepi jalan.

Pihaknya pun tengah berusaha untuk melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut.

"Tapi memang belum normal, masih bergantian kendaraan yang boleh jalan, karena kemacetannya sudah panjang sekali," tutupnya.

(luq)

Topik Menarik