Loading...
Loading…
KPK Bidik Keterlibatan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Suap Adiknya Ade Yasin

KPK Bidik Keterlibatan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Suap Adiknya Ade Yasin

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Okezone | Jumat, 24 Juni 2022 - 11:57

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membidik mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin karena diduga turut andil dalam kasus suap yang menjerat adiknya, Ade Yasin (AY).

Rachmat Yasin diduga terlibat dalam pengkondisian atau manipulasi laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang sedang diaudit tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat (Jabar).

Dugaan itu kemudian dikonfirmasi langsung oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Rachmat Yasin yang saat ini sedang menjalani hukuman penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung. Diduga, ada pembahasan antara Rachmat Yasin dengan adiknya, Ade Yasin dalam mengkondisikan tim auditor BPK Jabar.

"Rachmat Yasin (mantan Bupati Bogor), bersedia untuk memberikan keterangan dihadapan penyidik dan dikonfirmasi antara lain terkait dugaan adanya pembahasan bersama antara saksi dengan tersangka AY dalam persiapan untuk mengondisikan laporan hasil audit pemeriksaan Tim Audior BPK Perwakilan Jawa Barat," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (24/6/2022).

Sekadar diketahui, Rachmat Yasin merupakan terpidana penerima gratifikasi sebesar Rp8,9 miliar dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor. Saat ini, dia sedang menjalani hukuman penjara di Lapas Klas I Sukamiskin. Oleh karenanya, pemeriksaan terhadap Rachmat Yasin dilakukan di Lapas Sukamiskin.

Baca Juga :
KPK Periksa Rachmat Yasin Terkait Korupsi Adiknya di Lapas Sukamiskin

Rachmat Yasin diduga sempat memberikan arahan atau rekomendasi kepada adiknya, Ade Yasin selaku Bupati Bogor dalam mengkondisikan tim auditor BPK Jabar. Pembahasan tersebut disinyalir terjadi di Lapas Sukamiskin Bandung. Saat ini, KPK sedang mendalami dugaan arahan dari Rachmat kepada Ade Yasin tersebut.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2021. Delapan tersangka tersebut yakni, Bupati nonaktif Bogor , Ade Yasin (AY).

Original Source

Topik Menarik

{
{
{