Loading...
Loading…
Dukung Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina, DPR: Bisa Berperan Jaga Perdamaian Dunia

Dukung Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina, DPR: Bisa Berperan Jaga Perdamaian Dunia

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Indozone | Jumat, 24 Juni 2022 - 09:38

Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berencana menemui Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia, Vladimir Putin kembali diapresiasi anggota dewan.

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengatakan, dirinya sangat mendukung langkah Presiden Jokowi ini. Pasalnya, jika memang Presiden Jokowi menemui kedua kepala negara yang sedang berseteru itu maka Indonesia kembali memainkan peran signifikan.

Kami sangat mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang berencana akan menemui Presiden Rusia dan Ukraina untuk misi perdamaian dan kemanusiaan. Keberangkatan Presiden ini harus didukung bersama dan semoga Indonesia akan kembali memainkan peran signifikan dalam ikut serta menjaga perdamaian dunia, karena perang ini membawa dampak negatif bagi kita semua, kata Sukamta kepada Indozone , Jumat (24/6/2022).

Masih dituturkan Sukamta, sudah puluhan ribu warga sipil tewas akibat perang ini, lalu jutaan warga Ukraina juga menjadi pengungsi. Dampak perang dirasakan oleh kita semua, juga khususnya oleh negara berkembang dan berpenghasilan rendah, kemudian harga barang-barang semakin mahal.

Bahkan, di bebeapa negara inflasi meningkat tajam, seperti di Afrika sangat terpengaruh oleh krisis akibat perang ini. Harga gandum, minyak goreng, bahan bakar, dan pupuk, semakin melonjak. Konflik ini juga berdampak pada meningkatnya ancaman krisis pangan dan energi global.

Baca Juga :
DPR Tegaskan Indonesia Harus Jadi Jembatan Perdamaian Rusia-Ukraina

Karenanya, Indonesia juga penting untuk membawa misi tentang pangan dan energi, ujar Wakil Ketua Fraksi PKS ini.

Selain itu, Sukamta memandang kunjungan Presiden Jokowi ini merupakan langkah konkret tersebut, yang tentunya tidak terlepas dari tanggung jawab Indonesia yang saat ini ditunjuk sebagai Presidensi G20.

Ini tanggung jawab berat, karena diemban pada situasi yang tidak mudah, pandemi belum resmi berakhir dan terjadinya perang Ukraina-Rusia, urai dia.

Politisi PKS ini berujar kondisi tersebut menjadi tantangan yang sangat menarik untuk kita hadapi. Leadership Indonesia mendapatkan ruang dan momentum yang mungkin akan dikenang 20-30 tahun yang akan datang bahwa Indonesia sebagai Presidensi G20 semoga berhasil menjadi penengah Rusia dan Ukraina . Ini momentum bagi Indonesia untuk bisa mendamaikan negara-negara yang bertikai.

Tentu kita semua berharap pertemuan dengan 2 pemimpin negara yang sedang bertikai tadi membawa hasil yang sangat berarti bagi proses penghentian perang dan terciptanya perdamaian. Agar kita semua bisa segera pulih dari keterpurukan ekonomi sebagai dampak dari pandemic, tandasnya. Artikel Menarik Lainnya:

Baca Juga :
Jokowi Kunjungi Rusia Dan Ukraina DPR Indonesia Mulai Aktif Wujudkan Perdamaian Dunia

Original Source

Topik Menarik

{
{