Loading...
Loading…
Bukan Virus Baru, Ini Alasan Mengapa Kamu Tak Perlu Khawatir dengan Flu Babi G4

Bukan Virus Baru, Ini Alasan Mengapa Kamu Tak Perlu Khawatir dengan Flu Babi G4

Gaya Hidup | herstory | Rabu, 08 Juli 2020 - 13:17

Dunia saat ini sedang berjuang melawan pandemi virus corona. Namun, pandemi corona belum tuntas sudah ada ancaman virus baru yang berasal dari babi. Virus tersebut diketahui bernama Genotip 4 (G4 EA H1N1) ini akan menjadi pandemi di masa yang akan datang.

Dengan begitu, para ilmuwan pun melakukan penelitian dengan membandingkan ancaman virus ini dengan flu babi H1N1 yang telah terjadi pada tahun 2009 silam. Berdasarkah Science News, hasilnya menunjukkan bahwa para ahli kesehatan sepakat jenis baru flu babi G4 ini sama sekali bukan ancaman yang akan terjadi. Meskipun ada beberapa kesamaan karakteristik dengan virus H1N1 2009, itu tidak menimbulkan ancaman langsung kepada manusia.

Anthony Fauci, M.D, selaku direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional A.S, merasa prihati atas berkembangnya kabar yang membuat masyarakat panik. Ia pun menyampaikan bahwa virus G4 ini tak perlu terlalu dipikirkan, kali ini cukup fokus terhadap pandemi corona.

Ini bukan ancaman langsung di mana kamu akan melihat infeksi jadi jangan terlalu khawatir. Tapi itu adalah sesuatu yang harus kita perhatikan, seperti yang kita lakukan pada tahun 2009 dengan munculnya flu babi," kata Fauci.

Dalam studi yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences, para ilmuwan yang mengamati virus menunjukkan bahwa itu dapat ditularkan ke musang. Ilmuwan kemudian mengisyaratkan bahwa itu berpotensi menular ke manusia juga.

G4 telah menginfeksi babi di bagian-bagian tertentu Cina sejak 2013, itu artinya virus G4 bukanlah virus baru. Virus G4 menjadi lebih lazim pada tahun 2016 setelah para peneliti melakukan studi lebih lanjut pada babi yang terletak di Cina utara dan Cina tengah. Ilmuwan memperhatikan bahwa virus tersebut sangat baik dalam menginfeksi babi lain tetapi tidak menyebabkan penyakit yang sangat parah di antara hewan yang terinfeksi.

Sejauh ini, tidak ada bukti bahwa G4 dapat menyebabkan penularan dari manusia ke manusia. Juga tidak ada bukti keberadaan virus di tempat lain. Namun, para ahli akan terus memantau virus mulai sekarang.

Original Source

Topik Menarik