Popularitas Manga Tokyo Revengers Menurun, Akibat Skandal Seiyuu?
Tokyo Revengers menjadi salah satu judul anime dan manga populer yang memiliki penjualan paling laris pada tahun 2021 silam. Sebab, tema yang diangkat cukup ringan dan dapat masuk ke pasar penggemar secara luas.
Premis yang diangkat dari serial Tokyo Revengers adalah terkait aksi kenakalan anak muda dan perkelahian jalanan. Tema ini cukup akrab dan relevan di Indonesia, maka dari itu Tokyo Revengers disambut dengan hangat, sampai-sampai demand terhadap season 2-nya sangatlah tinggi.
Kendati demikian, tampaknya sekarang reputasi dari manga Tokyo Revengers terus mengalami trenpenurunan, yang tentunya tidak baik bagi serial ini. Apa alasannya?
Penjualan Manga Tokyo Revengers Jomplang, Akibat Milking atau Skandal Seiyuu ?

Penjualan manga dari Tokyo Revengers terus mengalami trend penurunan. Aksi harus segera dilakukan untuk mengatasi isu penurunan ini, karena jika tidak, Tokyo Revengers bisa dipastikan akan tutup usia secara reputasi.
Belakangan, judul Tokyo Revengers sempat tersandung kontroversi karena salah satu seiyuu karakternya terjerat skandal, yakni seiyuu dari Draken (Tatsuhisa Suzuki). Apakah hal tersebut yang menjadi penyebab dari kejatuhan dari Tokyo Revengers ?
Dilansir dari portal Jepang Myjitsu , tren penurunan penjualan Tokyo Revengers memang benar terjadi dan diduga kuat terjadi karena season keduanya tak kunjung tiba. Berikut kutipan yang dilansir dari Myjitsu :
Tokyo Revengers adalah waralaba yang sangat populer yang memicu ledakan geng di era saat ini. Belum lama ini menjadi tren besar, tetapi dalam beberapa bulan terakhir sepertinya pembaca mulai bosan dengan ceritanya.
Seandainya musim kedua ditayangkan segera setelah yang pertama, itu mungkin akan memperpanjang popularitasnya, tetapi serial itu sendiri tampaknya perlahan-lahan memudar hingga terlupakan. Karena penantian yang lama ini, bahkan penggemar berat Tokyo Revengers pun mundur.
Selain dari faktor tersebut, hal yang diduga kuat menjadi penyebab utama penurunan penjualan dari Tokyo Revengers adalah karena manga Tokyo Revengers sendiri tak kunjung berakhir.
Alih-alih mengakhiri manganya, sang mangaka Tokyo Revenger s Ken Wakui justru terus mencoba menghidupkan kembali konflik di dalam cerita agar manganya terus berlanjut.
Hal ini memang bukanlah strategi yang buruk. Namun bagi para penggemar, terlihat sekali manga Tokyo Revengers dijadikan sapi perah ( milking ) untuk mendatangkan pundi-pundi uang secara terus-menerus.
Penggemar sudah lelah dengan konflik dan hanya membutuhkan resolusi dari Tokyo Revengers . Kisah dari manga ini perlu diakhiri. Apakah kamu sependapat bahwa manga Tokyo Revengers perlu diakhiri sesegera mungkin?
Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.
Kisah Seru Papa Overprotective Vs Remaja Ingin Bebas di Microdrama “Papa Bilang Juga Apa” VISION+
Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media
Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community










