Loading...
Loading…
Hukum Waris Islam, Lengkap dengan Tata Cara Pembagian Harta Warisan

Hukum Waris Islam, Lengkap dengan Tata Cara Pembagian Harta Warisan

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Inews | Sabtu, 04 Juni 2022 - 12:30

JAKARTA, iNews.id - Hukum waris Islam wajib diketahui oleh seluruh muslim. Adanya hukum waris ini sudah termaktub dalam Al-Quran dan As-Sunnah untuk kemaslahatan bersama.

Allah berfirman dalam surah An-Nisa: 7

Artinya: Bagi orang laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, dan bagi orang wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan.

Kewajiban menaati hukum waris ini juga dijelaskan dalam ayat lain, sehingga umat Islam tidak diperbolehkan membuat peraturan sendiri dalam pembagian harta waris.

Artinya: Itulah ketentuan-ketentuan Allah. Barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah kebahagiaan yang agung. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar aturannya maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka, ia kekal di dalamnya. Dan baginya siksa yang menghinakan. (QS. An-Nisa: 13-14). Hukum waris Islam Rukun

1.Orang yang mewariskan. 2.Orang yang mendapatkan warisan. 3.Harta yang diwariskan. Syarat

Baca Juga :
Cara Menghitung Warisan dan Pembagian Harta Ahli Waris dalam Islam. Lengkap dengan Contoh!

1.Orang yang mewariskan memang telah meninggal dunia. 2.Ahli waris atau orang yang menerima warisan benar-benar masih hidup. 3.Hubungan ahli waris dan pemberi waris sudah jelas. 4.Terdapat alasan yang bisa menetapkan seseorang menerima warisan. Pembagian warisan

Setelah mengetahui syarat dan rukun, Anda perlu mempelajari tata cara pembagian harta warisan menurut hukum waris Islam berikut ini.

1.Setengah dari seluruh warisan Orang yang berhak menerima setengah atau dari harta warisan adalah suami, anak perempuan, cucu perempuan dari anak laki-laki, saudara kandung perempuan, dan saudara perempuan seayah.

2.Seperempat dari seluruh warisan Orang yang berhak menerima seperempat dari harta warisan adalah suami dan istri.

3.Seperdelapan dari seluruh warisan Orang yang berhak menerima seperdelapan dari harta warisan adalah istri yang sudah memiliki anak darinya, baik yang sudah lahir majpun yang masih dalam kandungan.

4.Dua per tiga dari seluruh warisan Orang yang berhak menerima dua per tiga dari harta warisan adalah dua anak perempuan (kandung) atau lebih, dua orang cucu perempuan dari anak laki-laki atau lebih, dua orang saudara kandung perempuan atau lebih, dan dua orang saudara perempuan seayah atau lebih.

Baca Juga :
Catat, Ini Hukum Menempati Rumah Warisan agar Tak Menjadi Konflik Keluarga

5.Sepertiga dari seluruh warisan Orang yang berhak menerima sepertiga dari harta warisan adalah ibu dan dua saudara kandung seibu.

6.Seperenam dari seluruh warisan Orang yang berhak menerima sepertiga dari harta warisan adalah ayah, kakek kandung dari ayah, ibu, cucu perempuan dari anak laki-laki, saudara perempuan seayah, nenek kandung, saudara laki-laki, dan perempuan seibu.

7.Sepertiga sisa Orang yang berhak menerima sepertiga dari harta warisan adalah ahli waris kakek yang berbarengan dengan lebih dari satu saudara laki-laki dan ahli waris ibu yang berbarengan dengan bapak dan suami atau istri.

Namun di masa sekarang, perhitungan harta waris bisa dilakukan melalui situs atau aplikasi yang banyak beredar. Kemenag juga telah menyediakan situs untuk melakukan simulasi penghitung harta warisan, https://karimun.kemenag.go.id/main/waris.

Dengan demikian, hukum waris Islam bisa dijalankan dengan benar oleh kaum muslimin di Indonesia.

Original Source

Topik Menarik

{
{