Loading...
Loading…
Kisah Pemuda Drop Out dari MIT Jadi Miliarder Mandiri Termuda di Dunia

Kisah Pemuda Drop Out dari MIT Jadi Miliarder Mandiri Termuda di Dunia

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Inews | Senin, 30 Mei 2022 - 06:55

NEW YORK, iNews.id - Alexandr Wang drop out atau keluar dari MIT pada usia 19 tahun untuk mendirikan Scale AI setelah tumbuh dalam bayang-bayang program senjata nuklir. Kini dia menjadi miliarder mandiri termuda di dunia, menurut Forbes .

Mengutip Forbes , pemuda berusia 25 tahun tersebut dibesarkan di bawah bayang-bayang Lab Nasional Los Alamos New Mexico, situs rahasia tempat Amerika Serikat mengembangkan bom atom pertamanya selama Perang Dunia II. Orang tuanya adalah fisikawan yang mengerjakan proyek senjata untuk militer.

Sekarang, dia juga melakukannya. Perusahaan Wang di Francisco yang berusia 6 tahun, Scale AI telah menandatangani tiga kontrak senilai lebih dari 350 juta dolar AS untuk membantu Angkata Udara dan Angkatan Darat Amerika menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Teknologi Scale menganalisis citra satelit jauh lebih cepat daripada analis manusia untuk menentukan seberapa besar kerusakan akibat bom Rusia di Ukraina. Ini berguna tidak hanya untuk militer.

Lebih dari 300 perusahaan, termasuk General Motors dan Flexport menggunakan Scale, yang dimulai Wang ketika dia berusia 19 tahun, untuk membantu mereka mendulang uang dari informasi mentah jutaan dokumen pengiriman atau rekaman mentah dari mobil self-driving.

Setiap industri memiliki data dalam jumlah besar. Tujuan kami adalah membantu mereka membuka potensi data dan meningkatkan bisnis mereka dengan AI, kata Wang, yang muncul dalam daftar Forbes Under 30 pada 2018.

Startup ini menghasilkan putaraan pendanaan Seri E senilai 325 dolar AS, sehingga membuat valuasi perusahaan menjadi bernilai 7,3 miliar dolar AS. Diperkirakan 15 persen saham Wang di perusahaan tersebut bernilai 1 miliar dolar AS, menjadikannya miliarder mandiri termuda di dunia.

Sementara sebagai seorang anak, Wang adalah anak yang jago matematika. Bahkan dia mengikuti kompetisi dalam matematika nasional dan kompetisi coding.

Di kelas 6, dia mendaftar untuk kompetisi matematika nasional pertamanya yang bertujuan mengamankan tiket gratis ke Disney World. Dia tidak memenangkan kompetisi, tetapi dia meraih perjalanannya ke sana.

Pada usia 17 tahun, dia bekerja penuh waktu dalam coding di situs tanya jawab Quora, di mana dia bertemu salah satu pendiri Scale, Lucy Guo. Dia keluar dari MIT dan memulai Scale bersama Guo pada musim panas setelah tahun pertamanya, dengan investasi dari Y Combinator.

Saya memberi tahu orang tua saya bahwa itu hanya akan menjadi hal yang saya lakukan untuk musim panas. Jelas, saya tidak pernah kembali ke sekolah, ujarnya.

Original Source

Topik Menarik