Loading...
Loading…
Peringati Puncak HLUN 2022 Mensos Lansia Harus Tetap Sehat Produktif

Peringati Puncak HLUN 2022 Mensos Lansia Harus Tetap Sehat Produktif

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | RM ID | Senin, 30 Mei 2022 - 01:13

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2022 di Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama (SMC). Kedatangan Mensos disambut antusias masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dengan tarian Ketuk Tilu. Tari yang menggambarkan kegembiraan tersebut dibawakan oleh 3 pasang (6 orang) lansia. Di antara mereka berusia antara 67-74 tahun. Tapi mereka bisa bergerak lincah mengikuti iringan musik berirama cepat. Tepuk tangan mengiringi di akhir pertunjukan.

Dalam sambutannya, Mensos menekankan kebijakan yang berorientasi meningkatkan kualitas hidup lansia.

Kemensos memberikan perhatian kepada lansia yang hidup sendiri dan secara ekonomi kekurangan. Karena mereka adalah tanggung jawab negara, katanya Minggu (29/5).

Kemensos berpandangan bahwa lansia bukan merupakan beban negara. Mensos menyatakan, usia tua tidak berarti seseorang kehilangan produktifitas.

Lansia bisa tetap produktif. Tapi bukan bermaksud lansia disuruh bekerja. Tapi mereka bisa beraktivitas yang bermanfaat, baik secara kesehatan dan bisa juga ekonomi. Kalau mereka gembira kan bisa menambah imun, katanya.

Baca Juga :
Kemensos Berikan Bantuan HLUN Rp 26 9 M Pemerintah Sayang Lansia

Untuk itu, Mensos berpesan agar semua elemen masyarakat ikut memberikan ruang kepada lansia, agar mereka tetap sehat dan produktif. Yang paling berkewajiban memastikan hal itu adalah keluarganya, dalam hal ini adalah anak-anaknya.

Saya sedih karena mendapatkan laporan ada lansia yang dibuang oleh anaknya. Dia diturunkan di tengah jalan dan tidak dirawat. Ini sangat menyedihkan, kata Mensos.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab Tasikmalaya, para tokoh dan masyarakat. Karena mereka berpartisipasi aktif membantu para lansia, termasuk dalam membangun rumah tidak layak huni (RTLH), khusus untuk lansia.

Dalam pembangunan RTLH, semua pihak ikut bergotong royong. Saya lihat beberapa lansia juga ikut bergerak membangun RTLH. Ini sungguh luar biasa, kata Mensos.

Selesai memberikan sambutan, Mensos menyapa masyarakat dan penanggung jawab kegiatan layanan kepada lansia di 39 kecamatan, satu per satu secara langsung melalui telekonferensi dilayar LCD.

Di sana, Kemensos menyalurkan Bansos PKH sebanyak 33.471 KPM, Bansos Keserasian Sosial di dua kecamatan, bantuan kearifan lokal di 15 kecamatan dan bansos lumbung sosial di 4 lokasi.

Baca Juga :
Lansia Tunggal di Kabupaten Tasikmalaya 28.000 Orang, Terbanyak di Indonesia

Kemudian bantuan RTLH lansia 355 rumah, bansos masker, hand sanitizer dan perlengkapan ibadah 2.000 pak, alat bantu dengar 2.963 set, kacamata 659 set, kruk 143 set, kursi roda standar 806 unit, dan kursi roda adaptif 36 unit.

Ditambah bantuan walker 50 unit, tripot 63 set, bantuan sembako lansia 13.309 KPM, bantuan sandang 14.246 paket, bantuan nutrisi 18.791 paket, bantuan obat-obatan 4.527 paket, bantuan kewirausahaan 445 orang, bansos masker, hand sanitizer dan perlengkapan ibadah 2.000 pak. Dengan jumlah total bantuan sosial sebesar 26.958.320.000.

Original Source

Topik Menarik

{