Sinopsis Drama Komedi Ngeri-Ngeri Sedap, Berlatar Suku Batak yang Dikemas Komedi Keluarga

Sinopsis Drama Komedi Ngeri-Ngeri Sedap, Berlatar Suku Batak yang Dikemas Komedi Keluarga

Gaya Hidup | BuddyKu | Sabtu, 21 Mei 2022 - 17:57
share

JAKARTA, celebrities.id - Drama Ngeri-ngeri Sedap menjadi salah satu film komedi keluarga yang dinanti-nanti. Mengambil genre komedi, film yang disutradarai dan ditulis Bene Dion Rajagukguk ini bakal tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 2 Juni 2022.

Dengan latar suku Batak, "Ngeri-ngeri Sedap" dibintangi oleh Arswendy Nasution, Tika Panggabean, Boris Bokir, Gita Bhebhita, Lolox, dan Indra Jegel. Proses syuting dilakukan di Balige ibukota dari Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Indonesia.

"Ngeri-ngeri Sedap" menceritakan tentang hubungan sebuah keluarga dengan empat orang anak. Masing-masing anak, memiliki masalahnya sendiri yang pastinya dekat dengan kehidupan masyarakat.

Karakter Domu yang diperankan oleh Boris Bokir, si sulung yang tak mendapat restu cinta dari orang tuanya. Sarma yang diperankan Gita Bhebhita merupakan anak perempuan satu-satunya. Dia tetap tinggal di kampung halaman untuk menjaga orang tuanya.

Gabe yang diperankan oleh Lolox si anak ketiga, merupakan perantau yang dianggap tak membanggakan orang tua. Terakhir ada si Sahat yang diperankan Indra Jegel merupakan bungsu dari empat bersaudara yang lebih dekat dengan keluarga lain di perantauan.

Di antara keempat kakak-beradik ini, tiga di antaranya lebih suka menetap di perantauan. Karena orang tua mereka rindu dengan anak-anaknya, akhirnya pak Domu dan bu Domu (Tika Panggabean) menyusun rencana ngeri-ngeri sedap dengan berpura-pura bertengkar dan ingin bercerai untuk mendapatkan perhatian anak-anaknya.

Tika Panggabean mengungkapkan meskipun latar ceritanya mengambil budaya Batak, akan tetapi banyak pesan tersirat yang bisa menginsipirasi terlepas dari mana suku mereka berada. Sehingga menurutnya film "Ngeri-ngeri Sedap" bisa menjadi tontonan untuk semua kalangan bersama keluarga.

"Bisa-bisa, jadi Batak ini kan cuma bungkusnya aja ya, tapi jalan ceritanya bisa terjadi di seua keluarga. Jadi harapannya yang nonton nggak cuma orang Batak, tapi juga semua keluarga Indonesia ramai-ramai menonton film ini. Harapannya juga adalah tidak hanya terhibur, tapi ada juga cerita inspirasi yang bisa dibawa pulang dan diaplikasikan gitu," tutur Tika Panggabean saat ditemui di Studio 7, iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5/2022).

Topik Menarik