Loading...
Loading…
Berkaca dari Britney Spears, Ini Sederet Risiko Hamil di Usia 40 Tahun??

Berkaca dari Britney Spears, Ini Sederet Risiko Hamil di Usia 40 Tahun??

Gaya Hidup | herstory | Senin, 16 Mei 2022 - 12:10

Datang berita duka dari Britney Spears dan tunangannya, Sam Asghari. Keduanya diketahui telah kehilangan calon bayi yang telah dinanti-nanti. Kabar ini pun diumumkan oleh Spears melalui unggahan Instagramnya pada Sabtu (14/5/2022).

"Dengan kesedihan terdalam kami, kami harus mengumumkan bahwa kami kehilangan 'Miracle Baby' kami di awal kehamilan," tulis Spears, yang saat ini sudah berusia 40 tahun.

Menurut ob-gyn yang berpraktik di Burbank, California, keguguran dan lahir mati dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi kemungkinannya meningkat seiring bertambahnya usia.

"Kehilangan kehamilan yang terjadi sebelum 20 minggu, yang disebut keguguran, hampir selalu disebabkan oleh masalah kromosom pada embrio, yang lebih mungkin terjadi pada telur yang lebih tua," kata van Dis, dikutip New York Times.

Wanita usia antara 40 hingga 44 tahun memiliki peluang alami keguguran sebanyak 33 persen. Bukti juga menunjukkan bahwa orang hamil di usia 40-an memiliki risiko lebih tinggi untuk lahir mati.

Alasan risiko itu belum diketahui, namun sebuah tinjauan studi tahun 2008 memperkirakan kondisi seperti tekanan darah tinggi selama kehamilan (preeklamsia) atau diabetes gestasional pada wanita yang usianya lebih tua bisa menjadi penyebabnya.

Baca Juga :
5 Gaya Ikonik Britney Spears Sang Princess of Pop

Sebab, peluang terkena masalah jantung seperti tekanan darah tinggi meningkat seiring bertambahnya usia. Inilah alasan wanita 40 tahun ke atas berisiko lebih tinggi mengalami dua kondisi tersebut.

Risiko hamil di usia 40 tahun ke atas lainnya adalah mengembangkan plasenta previa, suatu kondisi di mana plasenta menutupi sebagian atau seluruh serviks.

Di semua kehamilan, satu dari 200 akan mengembangkan kondisi tersebut, dengan bukti menunjukkan risiko lebih tinggi pada wanita usia 35 tahun atau lebih. Plasenta previa berbahaya, dan dapat meningkatkan risiko persalinan prematur dan lahir mati.

Original Source

Topik Menarik

{
{