Loading...
Loading…
Anak 4 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Taman Herbal Insani

Anak 4 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Taman Herbal Insani

Gaya Hidup | genpi.co | Minggu, 08 Mei 2022 - 17:00

GenPI.co Jabar - Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun tewas tenggelam pada saat berenang di kolam dewasa, Taman Herbal Insani, di Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jumat (6/5).

Manager Pengembangan dan Operasional Taman Herbal Insani Hendro Triatmojo mengungkapkan korban secara tiba-tiba masuk ke kolam dewasa setelah berhasil melewati pagar kolam anak-anak.

"Kalau dilihat berdasarkan kronologi dari cctv, ada penerobosan dari pagar pembatan oleh korban, karena antara kolam anak-anak dan dewasa itu sudah kami batasi dengan pagar," jelasnya, dikutip Minggu (8/5).

Hendro menuturkan kolam dewasa yang dimasuki oleh anak berusia 4 tahun tersebutkedalaman1,2 meter.

"Untuk kolam dewasa kami dalamnya itu 1,2 meter," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah mengikhlaskan kejadian tersebut karena merupakan bagian dari takdir Tuhan

"Kami mencoba mengikhlaskan apa yang terjadi," tuturnya.

Peristiwa nahas iu membuat Taman Herbal Insani ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Untuk sementara ini kami tutup, kami akan melakukan evaluasi dan perbaikan agar ke depan tidak terulang lagi kejadian seperti ini. Namun, kami belum mengetahui kapan akan beroperasi kembali, karena harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait," jelasnya.

Baca Juga :
Pentingkah Mengajari Anak Berenang? Lalu di Umur Berapa Anak-anak Siap untuk Berenang?

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab, keluarga korban sudah didatangi untuk meminta maaf sekaligus bermusyarah.

Pihaknya, kata dia, siap bertanggung jawab atas kejadian tewasnya korban di kolam renang itu.

"Kami dengan pihak keluarga pun sudah musyawarah, kami sudah melakukan mediasi, pihak Taman Herbal Insani akan bertanggung jawab sesuai SOP kami. Semoga dengan kejadian ini kami bisa mengevaluasi SOP yang kami jalankan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari," tandasnya. (mcr19/jpnn)

Video viral hari ini:

Original Source

Topik Menarik