Loading...
Loading…
700 Polisi Amankan Arus Balik Wilayah Perairan di Kepri

700 Polisi Amankan Arus Balik Wilayah Perairan di Kepri

Gaya Hidup | genpi.co | Minggu, 08 Mei 2022 - 17:00

GenPI.co Kepri - Sebanyak 700 polisi amankan arus balik di wilayah perairan Kepri. Para polisi ini merupakan personel dari Polda Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, untuk wilayah laut, seluruh personel Polair sudah ditugaskan melakukan pengamanan.

Kami juga bersama stakeholder lainnya seperti KSOP maupun operator kapal. Kurang lebih sekitar 700 personel di seluruh wilayah hukum setempat, kata Harry, Sabtu (7/5).

Meski sudah memperketat pengamanan selama Lebaran, Harry tetap mengimbau kepada para pemudik agar selalu berhati-hati selama dalam perjalanan terutama yang menggunakan transportasi umum laut.

Imbauan agar para pemudik tetap memperhatikan keselamatan diri dan keluarga, pastikan kendaraan yang digunakan sudah siap termasuk bahan bakarnya, dan tetap bersabar dalam menunggu antrean di lokasi penyeberangan, kata Harry.

Sementara itu Polda Kepulauan Riau (Kepri) sudah mengerahkan sebanyak 1.497 personel dalam pengamanan Lebaran bersandi Operasi Ketupat Seligi tahun 2022.

Personel itu terdiri dari 490 orang dariPolda Kepri, 280 dari Polres dan Polresta serta sisanya dari TNI dan juga instansi lainnya.

Baca Juga :
Kakorlantas: Random Tes Antigen Pemudik Masuk Jakarta 13.675 Orang, 72 Reaktif Covid-19

Menurutnya, dalam operasi tersebut akan disiapkan sebanyak 48 Pos yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pelayanan dan Pos Terpadu. Kegiatan Operasi Ketupat juga akan dilaksanakan selama 12 hari dimulai sejak 28 April hingga 9 Mei tahun 2022.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menggandeng BMKG untuk mendapatkan update informasi cuaca dan gelombang di laut yang berguna bagi kapal-kapal penumpang.

"Fokus kita dalam arus mudik ini adalah transportasi laut, namun juga di tempat-tempat keramaian dan wisata tetap dilakukan pengamanan, termasuk di rumah-rumah yang ditinggalmudik," kata Harry. (ant/*)

Video populer saat ini:

Original Source

Topik Menarik