60 Persen Pemilih di Kaltim Merupakan Pemuda, Namun Minatnya

Gaya Hidup | genpi.co | Minggu, 08 Mei 2022 - 06:00
60 Persen Pemilih di Kaltim Merupakan Pemuda, Namun Minatnya

GenPI.co Kaltim - Sebanyak 60 persen dari jumlah total pemilih di Kalimantan Timur merupakan anak muda atau generasi milenial. Namun,mereka dinilai kurang berminat untuk terlibat dalam pemilihan umum atau Pemilu.

Padahal, tidak lama lagi di Indonesia akan masuk tahun pemilihan serentak atau Pemilu 2024.

"Tahun 2024 nanti memang diperkirakan pemilih kategori pemuda yang ikut ambil bagian pada pemilu itu sekitar 60 persen dari jumlah total pemilih,"ungkapKepala Bidang Politik Dalam Negeri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kaltim Ahmad Firdaus Kurniawan.

Firdaus mengatakanmereka harus didorong untuk bisa masukke dalam dunia politik.


Berdasarkan Survei CSIS yang dirilis pada awal November 2017 menyebutkan bahwa hanya 2,3 persen generasi milenial yang tertarik dengan isu sosial-politik. Ironisnya, isu sosial politik juga menjadi yang paling tidak diminati oleh generasi milenial.

Lanjutnya, hanya 11 persen generasi milenial yang mau aktif menjadi anggota dan pengurus partai politik.

"Mau tidak mau merekalah yang nanti akan menjadi generasi penerus yang akan meneruskan tongkat estafet kehidupan di masyarakat, pemerintahan dan juga kehidupan berpolitik,"sebutnya.

Kesbangpol saat ini mencari formula yang tepat agar pemuda mau terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan politik. Tapi paling tidak bisa menjadi satu program yang terus dilaksanakan untuk menarik pemuda mau ikut dalam kehidupan berpolitik.

Ke depan di tahun 2023, kegiatan-kegiatan terkait dengan seminar, sosialisasi terkait dengan partisipasi aktif politik akan lebih diaktifkan lagi.

Dia menambahkan khususnya di Ibu Kota Negara di tahun 2024 diperkirakan ada jutaan lapangan pekerjaan dan menjadi peluang bagi anak-anak muda.

Untuk itu sebagai pemuda yang ada di sekitar wilayah IKN harus bisa menangkap peluang tersebut.

"Pemuda khususnya nanti bisa menangkap peluang untuk bisa berkiprah di pembangunan IKN, karena merekalah nanti yang akan mengisi lapangan pekerjaan yang ada di IKN,"terangnya.(diskominfo kaltim)

Tonton Video viral berikut:

Artikel Asli