Loading...
Loading…
Waspada, Hepatitis Misterius Mengintai Anak-Anak, Kenali Cara Penularannya!

Waspada, Hepatitis Misterius Mengintai Anak-Anak, Kenali Cara Penularannya!

Gaya Hidup | indozone.id | Rabu, 04 Mei 2022 - 23:45

Kasus hepatitis misterius yang banyak menyerang Inggris, kini telah menewaskan anak-anak di Indonesia. Sejak Selasa (3/5/2022) hepatitis telah merenggut tiga nyawa anak-anak di DKI Jakarta.

Sayangnya hepatitis termasuk salah satu jenis penyakit yang terjadi secara diam-diam tanpa menunjukkan gejala.

Hal ini semakin diperburuk dengan belum diketahuinya penyebab pasti kasus hepatitis yang baru-baru ini terjadi.

Meski begitu, hepatitis bisa terjadi pada siapa saja, penyebabnya secara umum bisa karena paparan racun atau infeksi virus.

Di Indonesia sendiri, hepatitis yang sering terjadi karena paparan virus, berjenis hepatitis A, B, C, D, dan E. Penyakit ini mudah menular, termasuk pada anak-anak. Oleh karenanya setiap orang tua wajib tahu berbagai cara penularan hepatitis.

Nah dikutip dari Halodoc , berikut beberapa cara penularan hepatitis. Hepatitis A Ilustrasi hepatitis (Unsplash/Mohammed Haneefa Nizamudeen)

Hepatitis A menjadi jenis penyakit hati yang paling sering dialami anak-anak. Virus ini ditularkan melalui kotoran atau feses yang telah terinfeksi.

Itu mengapa sangat penting bagi anak untuk selalu mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.

Baca Juga :
Putranya Terbaring Sakit, Inul Daratista Nelangsa: Anak Saya Jarang Keluar Rumah

Selain itu, sayuran, buah-buahan, dan makanan laut juga bisa membawa virus hepatitis jika dipanen dalam air yang terkontaminasi atau kondisi yang kurang bersih. Hepatitis B dan C Ilustrasi hepatitis (Unsplash/magicmine)

Berbeda dengan hepatitis A yang hanya terjadi pada waktu singkat, hepatitis B dan C bisa berubah menjadi penyakit serius dan terjadi dalam jangka panjang.

Hepatitis jenis ini sering menyerang remaja dan dewasa muda. Penularannya pada anak terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang terinfeksi. Bahkan, penularannya lebih mudah dalam bentuk cairan dan jarum dibandingkan dengan HIV.

Pada beberapa kondisi, ibu yang sedang mengandung dan terinfeksi hepatitis B dan C bisa menularkannya kepada janin. Kedua jenis hepatitis inijuga bisa menular melalui cara yang tidak terduga, yaitu peralatan manikur dan pedikur yang tidak bersih serta tato yang dibuat melalui jarum yang kotor.

Untuk menghindarinya, seseorang bisa mengandalkan vaksinasi hepatitis B. Vaksin ini juga wajib diberikan pada anak, remaja, dan dewasa yang belum pernah mendapatkannya, agar penularan tidak terjadi. Sayangnya, belum ada vaksin untuk menangani hepatitis C. Gejala yang mudah dikenali Ilustrasi anak sakit (Unsplash/Edwin Tan)

Baca Juga :
Waspada! Jumlah Kasus Meninggal Hepatitis Akut Bertambah 7 Orang, Ini Rinciannya

Hepatitis memang sering tidak menunjukkan gejala dan tanda-tanda tertentu. Namun, pada beberapa orang, gejalanya juga bisa muncul, seperti lebih cepat lelah, mengalami tanda seperti flu, kulit berwarna kuning (termasuk mata), sakit pada perut, urine berwarna pekat, dan penurunan berat badan.

Nah jika kamu atau anak mengalami tanda-tanda seperti di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter/ Penanganan lebih cepat akan membuat penyakit ini lebih mudah untuk dijinakkan. Artikel Menarik Lainnya:

Original Source

Topik Menarik

{