Loading...
Loading…
Menggemparkan! Banyak Perusahaan Tertarik dengan Twitter, Mengapa Bos Twitter Hanya Minta Karyawan Berhati-hati dengan Elon Musk?

Menggemparkan! Banyak Perusahaan Tertarik dengan Twitter, Mengapa Bos Twitter Hanya Minta Karyawan Berhati-hati dengan Elon Musk?

Gaya Hidup | koran-jakarta.com | Rabu, 20 April 2022 - 19:30

Saat ini milioner Elon Musk dikabarkan ingin membeli Twitter. Tidak hanya Elon Musk, sejumlah perusahaan dikabarkan tertarik ingin membeli twitter seperti Thoma Bravo dan Apollo Global Management.

CEO Tesla, Elon Musk mengambil keputusan ingin membeli Twitter ini diberitakan saat dirinya masih menjadi pemegang saham kedua terbesar Twitter yaitu 9,1% dan memberikan penawaran 10-15 miliar dolar Amerika Serikat untuk membeli Twitter.

Dikutip dari The New York Post (NY Post), rencana penawaran itu akan dilakukan dalam 10 hari. pada awalnya twitter masih tidak berkomentar, ada pula yang memberitakan bahwa penawaran itu tidak cukup.

Untuk melindungi perusahaan dari tawaran yang Ingin dibeli Elon Musk, perusahaan media sosial ini kemudian dikabarkan mengambil strategi untuk mengadopsi kebijakan "pil beracun" atau Poison Pil .

Poison Pill sendiri adalah salah satu strategi untuk mencegah pengambilalihan bermusuhan dengan membuat perusahaan target kurang menarik. Perusahaan menggunakan strategi ini untuk membuat sahamnya tidak menguntungkan bagi pengaku sisi. Dalam hal ini perusahaan berusaha memastikan bahwa jika sukses, tawaran akan mengurangi nilai dan daya tarik perusahaan sehingga merugikan pemilik baru atau si pengakuisisi.

Baca Juga :
Elon Musk Minta Pengguna Twitter yang Ingin Centang Biru Bayar

Namun, kabar terbaru saat ini, Elon Musk kian serius dan menawarkan untuk membeli 100 persen saham Twitter seharga 43 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 618,4 triliun setelah ia diumumkan menjadi pemegang saham terbesar twitter yaitu 9,2 persen.

Twitter kemudian sempat menawarkan posisi direksi kepada Elon Musk setelah ia menjadi pemegang terbesar saham Twitter, namun Elon Musk menolak tawaran tersebut. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Chef Executive Twitter, Parag Agrawal, yang tertulis dalam cuitannya, yang saat ini sudah disukai oleh lebih dari 22,6 ribu pengguna twitter.

Kabar berita penawaran saham yang dilakukan oleh Elon Musk itupun membuat harga saham di twitter terpantau menurun. Elon Musk juga menyatakan bahwa, jika tawaran terbarunya ditolak, maka dirinya akan mempertimbangkan kembali posisinya sebagai pemegang saham.

Setelah pernyataan tersebut, sejumlah dewan direksi Twitter secara resmi menanggapi penawaran CEO Tesla itu dengan merilis pernyataan secara resmi agar pembahasan ini tidak lebih menyebar dan menyebabkan asumsi yang tidak benar di masyarakat.

Baca Juga :
Elon Musk Dimarahi Sang Ibu usai Cuit Soal Mati Misterius

Terkait hal penawaran yang dilakukan Elon Musk, pihak Twitter dirasa cemas dan mengakui akan berhati hati dalam meninjau, meneliti, dan menentukan tindakan. Twitter akan melakukan keputusan yang lebih baik yang diyakini adalah kepentingan terbaik bagi perusahaan dan semua pemegang saham.

Bos Twitter juga meyakinkan para karyawan mereka bahwa perusahaan tidak sedang disandera oleh tawaran Elon Musk di media massa karena ingin membeli platform Twitter. Bos Twitter mengatakan dalam sesi wawancara internal, meminta karyawan untuk tetap fokus dalam bekerja dan diharapkan lebih bisa mengatur apa yang sedang terjadi.

Original Source

Topik Menarik

{
{