Biar Gak Dikira Sombong, Ini 5 Cara Paling Sopan Menolak Ajakan Bukber, Sorry Ya Bestie
Salah satu tradisi yang wajib ada di bulan Ramadhan adalah buka bersama alias bukber. Undangan acara silaturahmi ini biasanya datang saat pertengahan atau akhir-akhir bulan puasa.
Namun acara bukber tak selalu sesuai rencana. Niat untuk bersua dengan kawan lama sering kali dikotori dengan ghibah dan ajang pamer.
Akibatnya banyak orang yang enggan datang ke acara bukber. Namun tak kuasa juga menolak undangan karena takut dikira sombong.
Nah biar gak salah langkah, berikut Indozone merangkum beberapa cara sopan yang bisa kamu gunakan untuk menolak ajakan bukber. Yuk bisa yuk bestie!
1. Pikirkan dengan matang dan siapkan alasan
Sudah pasti acara bukber hanya ada setahun sekali. Kecuali kamu dan teman-temanmu janjian untuk puasa sunnah, jadi bisa bukber di bulan lain, hehe.
Nah karena kesempatan ini tak datang dua kali, maka pertimbangkan dengan matang sebelum menolaknya. Pikirkan apakah di lain waktu kamu masih bisa berkumpul dengan temana-temanmu atau tidak.
Kalau sudah yakin tidak ingin berhadir, siapkan alasan yang tepat. Kamu harus mengatakan kondisimu yang sejujurnya, jangan pakai alasan yang mengada-ada.
Jika kamu ada janji untuk buka puasa bersama keluarga, katakan. Jika tidak ada uang juga katakan, jangan ditutup-tutupi ya besti.
2. Balas undangan dengan media yang sama
Di zaman yang serba canggih ini, tentu saja undangan bukber tidak mungkin disampaikan langsung dalam bentuk surat undangan.
Kebanyakan orang pasti mengundangmu lewat WhatsApp, Facebook, ataupun japri (jaringan pribadi).
Karena itu, usahakan untuk membalas undangan tersebut dari media yang sama. Hal ini untuk menghindari tidak sampainya pesan balasanmu kepada si pengundang.
Selain itu balaslah secara singkat, padat, dan jelas. Jangan bertele-tele, apalagi bohong soal alasan kenapa kamu tidak bisa datang.
Buber kan niatnya buat mempererat tali silaturahmi, jangan sampai kebohonganmu memutuskannya.
3. Awali dengan kata maaf
Jika kamu diundang secara pribadi dan memang benar-benar memutuskan untuk tidak hadir, maka gunakan kata maaf saat menolaknya.
Dengan begini si pengundang akan merasa dihargai meski undangannya tidak diterima.
4. Tetap stay cool meski temanmu bete
Menolak undangan bukber bukanlah perkara yang gampang. Tak jarang saat kita mengatakan tak bisa berhadir, eh si si pengundang malah marah-marah dan bad mood alias bete.
Akan tetapi usahakanlah untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Ingatlah jangan sampai hubungan pertemanan yang sudah kamu jalin beberapa tahun bubar hanya gara-gara acara bukber, kan konyol.
5. Ajukan hari lain
Bila memang tidak bisa berhadir, ajukan hari lain. Hal ini agar teman-teman tidak merasa kamu enggan untuk bertemu dengan mereka.
Misal kalian bisa bertemu saat lebaran sambil bermaaf-maafan atau hari lainnya. Dengan begini, masih terlihat usaha di diri kamu untuk berjumpa dengan teman-teman lama.










