Mengenal Donor Mata, Tindakan Transplantasi Kornea untuk Atasi Kebutaan
MENGENAL donor mata akan dibahas tuntas di artikel ini. Seperti apa donor mata yang menjadi harapan mengatasi masalah kebutaan?
Dalam dunia kesehatan, transplantasi organ pada manusia memiliki sejarah yang panjang, dimulai sejak tahun 1900-an. Tulang, kulit, kornea adalah beberapa organ yang ditransplantasi di masa-masa awal. Sejak itu, transplantasi menjadi solusi bagi pasien yang mengalami kerusakan organ sehingga dapat menjalani kehidupannya dengan lebih baik.
Salah satu organ yang dapat ditransplantasi adalah mata. Lebih tepatnya, kornea mata. Mata sebagai indra penglihatan dapat mengalami penurunan fungsi. Penurunan penglihatan hingga kebutaan pada kornea merupakan salah satu penyebab utama defisiensi visual, katarak, glaukoma. Penyebab signifikan kebutaan juga bisa karena trauma, ulserasi kornea hingga obat mata tradisional yang berisiko. Kerusakan yang parah pada kornea mengakibatkan tidak berfungsinya indra penglihatan.

Selama bagian mata selain kornea berfungsi baik, maka penglihatan dapat diselamatkan dengan cara transplantasi. Menurut Dr. Robert Woworuntu dalam bukunya Kamus Kedokteran dan Kesehatan, transplantasi berarti pencangkokan, yaitu suatu proses pemindahan jaringan atau organ tubuh dari suatu atau seorang individu ke tempat yang lain pada individu itu atau ke tubuh individu lain.
Tindakan transplantasi kornea mata biasanya dilakukan oleh pihak rumah sakit, dengan sebelumnya mendaftarkan nama pasien kepada Bank Mata untuk mendapatkan antrean donor mata. Pada tindakan donor mata, yang ditransplantasi ialah kornea mata, bukan iris mata, dari seorang yang telah meninggal dunia. Melansir laman Lions Eye Bank Jakarta, umumnya biaya operasi transplantasi kornea mencapai sekitar Rp55 juta. Namun pasien tetap harus mendiskusikan harga donor mata dengan dokter karena akan termasuk biaya dokter mata, pembiusan, rawat inap, dan lainnya.
Bank Mata Indonesia juga menentukan bahwa mata donor pada suhu 37 harus dilakukan enukleasi dalam waktu paling lama 6 jam. Hal ini untuk mencegah terjadinya nekrosis jaringan. Dengan menurunkan suhu mata, umur jaringan dapat ditingkatkan dengan perbandingan setiap penurunan suhu 10 maka metabolisme akan berkurang separuhnya.
Secara ringkas, sebaiknya mata donor berada dalam suhu yang rendah setelah kematian dan bila ada penundaan enukleasi sebaiknya diberikan kompres es pada kelopak mata pendonor. Enukleasi adalah operasi yang dilakukan dokter untuk mengeluarkan organ tubuh manusia keseluruhannya, dalam ilmu biologi merupakan proses mengeluarkan atau merusak inti sel.
Pada 7 Desember 1905 oleh dr Eduard Zirm di Klinik Mata Olomouc, operasi transplantasi kornea pertama berhasil dilakukan. Kesuksesan tingkat transplantasi kornea mencapai hingga 95%. Namun, tercatat hanya ada 10% transplantasi mata yang terpenuhi karena kurangnya ketersediaan kornea.










