Loading...
Loading…
MotoGP Mandalika 2022 Terancam Batal, Sandiaga: Tak Ada Perlakuan Khusus

MotoGP Mandalika 2022 Terancam Batal, Sandiaga: Tak Ada Perlakuan Khusus

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 22 Januari 2022 - 01:55

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, gelaran MotoGP Mandalika 2022 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), harus tetap berlangsung.

Demi mendukung keberlangsungan perhelatan lomba balap internasional tersebut, penerapan koridor perjalanan antar negara selama pandemi Covid-19 yaitu travel bubble (pola perjalanan khusus di tengah pandemi) untuk seluruh kru, pembalap, dan pihak resmi (official) yang terlibat akan dilakukan.

"Tidak ada perlakuan khusus terhadap pembalap, kru maupun official yang akan berpartisipasi di gelaran balap motor paling bergengsi di dunia tersebut," ungkapnya.

Sandiaga mengatakan, uji coba penerapan travel bubble sudah pernah dilaksanakan dalam perhelatan G20 di Bali dan Jakarta pada Desember 2021, serta gelaran World Superbike (WSBK) 2021.

Bahkan, persiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) perjalanan antar negara disebut akan ditingkatkan agar tidak memicu potensi kasus penyebaran Covid-19 yang diakibatkan oleh varian Omicron.

"Ini arahan dari Presiden (Joko Widodo) juga. Saya yakin semua pihak bergandengan tangan untuk menyiapkan dan memastikan bahwa MotoGP ini, sinyal kepada dunia kesiapan kita untuk menyelenggarakan event (kegiatan) internasional, seperti G20 dan konferensi internasional lainnya," kata Menparekraf.

Baca Juga :
Menparekraf: MotoGP 2022 akan Sumbang Ekonomi Lokal Rp 500 Miliar

Meski terdapat keberatan dari CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta karena ada aturan wajib karantina bagi peserta dan kru untuk mengikuti MotoGP, lanjutnya, pola travel bubble akan disiapkan dengan penuh kehati-hatian dan kewaspadaan.

Panitia penyelenggara MotoGP lokal dikatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan melalui Satuan tugas (Satgas) Covid-19 berdasarkan prioritas pemerintah untuk pengendalian virus tersebut.

Original Source

Topik Menarik

{
{