Loading...
Loading…
Efek Samping Vaksin Booster yang Mungkin Muncul Sepekan Setelah Disuntik

Efek Samping Vaksin Booster yang Mungkin Muncul Sepekan Setelah Disuntik

Gaya Hidup | bisnis.com | Selasa, 18 Januari 2022 - 17:37

Bisnis.com, JAKARTA -Fakta bahwa antibodi yang dihasilkan vaksin Covid-19 menurun setelah mendapatkan dosis kedua dan kemunculan varian Omicron yang disebut kebal terhadap varian yang ada saat ini, telah mendorong banyak negara untuk menjalankan vaksin booster Covid-19, termasuk Indonesia.

Baru-baru ini, sebuah penelitian telah menguraikan satu efek samping yang dapat muncul di kemudian hari, setelah mendapatkan vaksinasi booster Covid-19.

Satu efek samping yang muncul delapan hari atau lebih setelah mendapatkan suntikan adalah ruam, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine.

Melansir Express, Selasa (18/1/2022), reaksi kulit umumnya terjadi segera setelah menerima vaksin, demikian temuan para peneliti.

Dari 15.168 peserta, sekitar 83 persen mengalami reaksi kulit langsung setelah dosis pertama mereka.

Akan tetapi, penelitian ini juga memerhatikan bahwa hampir satu persen peserta memiliki "reaksi kulit yang tertunda".

Jumlah ini menurun setelah vaksin kedua, namun masih terjadi pada beberapa orang.

Penelitian lain juga menemukan hal serupa.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, sebanyak 11 pasien mengalami ruam, setidaknya seminggu setelah mendapatkan vaksin Moderna.

Meskipun begitu, ruam tidak berlangsung lama dan menghilang dalam dua hingga 11 hari.

Walaupun ruam yang tertunda belum diteliti sehubungan dengan suntikan booster, efek samping lainnya yang terkait dengan booster telah dilaporkan. Ini termasuk:
- sakit di tempat suntikan
- sakit kepala
- panas dingin
- kelelahan
- mual
- demam
- pusing
- lemah
- nyeri otot

Original Source

Topik Menarik