5 Sifat dan Kepribadian Manusia, Anda Termasuk yang Mana?

Gaya Hidup | bisnis.com | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 12:41
5 Sifat dan Kepribadian Manusia, Anda Termasuk yang Mana?

Bisnis.com, JAKARTA - Anda mungkin belum pernah mendengar tentang ciri-ciri kepribadian "Big Five".

Model Big Five digunakan sebagian besar oleh peneliti psikologis dan profesional sumber daya manusia.

Sebagian besar tes kepribadian dirancang oleh psikolog agar mudah digunakan dan menawarkan wawasan positif, tetapi sifat Lima Besar diturunkan dengan menerapkan analisis faktor pada pengamatan manusia.

Psikolog telah menunjukkan bahwa nilai orang pada lima sifat tetap relatif stabil selama masa dewasa.

Skor kepribadian di Big Fove ini juga telah dikorelasikan dengan kinerja akademik dan kinerja pekerjaan. Terlepas dari ketidakjelasan relatif model di mata publik, para peneliti terpesona dengan implikasinya yang mengejutkan enam dekade setelah iterasi pertamanya.

Skor Big Five cenderung tetap relatif stabil, terutama selama masa dewasa, tetapi sifat-sifat tertentu memang berubah seiring waktu. Dan, seringkali, mereka berubah dengan cara yang dapat diprediksi. Banyak dari perubahan ini dapat dijelaskan oleh peran dan tanggung jawab Anda sepanjang hidup.

Sebuah studi penting di Australia menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia subjek, memperoleh lebih banyak tanggung jawab, dan lebih mengandalkan jaringan relasional mereka, ukuran kehati-hatian dan keramahan juga meningkat. Sebaliknya, penelitian ini menemukan bahwa neurotisisme, ekstraversi, dan keterbukaan menurun seiring bertambahnya usia.

Berikut kepribadian manusia berdasarkan desain Big Five dilansir dari Discover Magazine :

1. Keterbukaan terhadap pengalaman

Sifat ini menggambarkan kecenderungan seseorang untuk mencari pengalaman baru, terbuka untuk ide-ide baru dan menghargai pengejaran estetika (seperti musik atau seni).

Ini adalah salah satu sifat yang paling tidak pasti dalam hal mengkorelasikan skor tinggi atau rendah dengan hasil kehidupan.

Keterbukaan dianggap sebagai kecerdasan yang terkristalisasi; jenis kecerdasan yang bisa dipelajari dalam pendidikan klasik.

2. Conscientiousness

Sifat ini menggambarkan kemampuan seseorang untuk menetapkan, bekerja menuju, dan mencapai tujuan. Tidak seperti keterbukaan, kehati-hatian telah menjadi fokus dari banyak penelitian yang mempelajari hasil kehidupan karena itu adalah sifat yang paling berkorelasi dengan hal-hal seperti prestasi akademik dan pekerjaan.

3. Extraversion

Sifat ini mungkin merupakan ukuran kepribadian yang paling dikenal luas. Mereka yang memiliki skor tinggi dalam ekstraversi adalah orang yang mudah bergaul, energik, dan cenderung mencari interaksi manusia. Namun, seperti banyak sifat Big Five, ekstraversi memiliki banyak "segi" yang berada di bawah payungnya yang luas.

Skor tinggi atau rendah dalam ukuran ini dapat berarti hal yang sangat berbeda berdasarkan faktor-faktor yang mendasarinya. Ini memiliki dua komponen utama. Pertama, adalah dominasi dan yang lainnya adalah kemampuan bersosialisasi. Beberapa orang berpikir bahwa mereka harus dipisahkan.

4. Agreeableness

Sifat ini cukup jelas, yakni mengukur kecenderungan seseorang terhadap kepercayaan dan kasih sayang untuk orang lain. Oleh karena itu, mereka yang mendapat nilai tinggi pada sifat ini cenderung altruistik dan berpikiran komunitas.

5. Neurotisisme

Ini adalah sifat yang tidak disukai siapa pun, meskipun komedian terkenal melakukan hal itu. Neurotisisme didefinisikan sebagai kecenderungan seseorang terhadap emosi negatif, termasuk kemarahan, kecemasan dan depresi. Skor tinggi dalam ukuran ini telah dikorelasikan dengan serangkaian masalah kesehatan dan bahkan harapan hidup yang lebih pendek.

Artikel Asli