Gejala Covid Omicron Muncul pada Kulit?

Gaya Hidup | bisnis.com | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 11:50
Gejala Covid Omicron Muncul pada Kulit?

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia baru saja melaporkan satu kasus varian covid-19 omicron lewat transmisi lokal.

Omicron, yang diyakini berasal dari Afrika bagian selatan, memang disebutkan memiliki gejala yang berbeda dengan varian lainnya.

Berdasarkan laporan pasien terinfeksi omicron melalui aplikasi Zoe di Inggris, salah satu gejala umum COVID-19 omicron yang mungkin belum banyak orang dengar adalah ruam.

Aplikasi ZOE COVID Study melaporkan bahwa berdasarkan frekuensinya, ruam kulit harus dianggap sebagai "tanda kunci keempat" dari infeksi virus corona.

Tanda-tanda kulit yang paling umum dari Covid tampaknya ruam kulit dan apa yang disebut jari tangan dan kaki Covid.

Jari tangan dan kaki Covid, juga disebut chilblains, menggambarkan benjolan merah dan ungu di jari tangan dan kaki, yang bisa terasa sakit.

Benjolan ini biasanya tidak gatal dan lebih sering terjadi pada orang yang lebih muda dengan virus corona.

Ada dua jenis ruam lagi yang diamati pada pasien positif, ruam tipe hive dan ruam tipe biang keringat.

Ruam jenis gatal-gatal muncul tiba-tiba dalam bentuk benjolan di kulit Anda yang bisa datang dan pergi dengan cukup cepat.

Tidak seperti jari tangan dan kaki Covid, tanda khusus ini bisa "sangat" gatal. Ini sering dimulai dengan rasa gatal yang hebat pada telapak tangan atau telapak kaki.

Ruam seperti ini bisa muncul sejak awal saat infeksi dan bisa juga berlangsung lama setelahnya.

Ruam tipe biang keringat atau ruam tipe cacar air muncul sebagai area kecil, gatal, benjolan merah yang ditemukan di mana saja di tubuh.

Namun, jenis ini biasanya bisa muncul di siku, lutut dan punggung tangan dan kaki.

Tanda kulit khusus ini dapat bertahan selama berhari-hari atau berminggu-minggu, aplikasi ZOE COVID melaporkan dilansir dari Express.

Penelitian mereka memperingatkan bahwa gejala kulit ini sering terjadi ketika tidak ada gejala lain yang terkait dengan Covid.

Faktanya, 21 persen pengguna aplikasi melaporkan ruam sebagai satu-satunya gejala penyakit yang sedang berlangsung.

Selanjutnya 17 persen mengalami ruam sebagai "gejala pertama" mereka yang dapat membantu mengenali virus sejak dini.

Artikel Asli