Tanda-tanda Kelenjar Tiroid Bermasalah, Auto Nyesel Kalau Diabaikan!

Gaya Hidup | herstory | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 11:26
Tanda-tanda Kelenjar Tiroid Bermasalah, Auto Nyesel Kalau Diabaikan!

Beauty, kelenjar tiroid dalam tubuh kita nyatanya bertanggung jawab untuk melepaskan hormon yang mengontrol metabolisme yang mengatur bagaimana tubuh menggunakan energi. Hormon tiroid juga mengatur fungsi vital lainnya seperti pernapasan, berat badan, suhu tubuh, detak jantung, dan fungsi sistem saraf.

Inilah fakta yang kurang diketahui, semakin banyak penelitian yang menunjukkan hipotiroidisme terbuka dan subklinis dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Dan tahu gak Beauty, terkadang tiroid bisa memproduksi hormon tiroid yang bisa mendatangkan malapetaka pada sistem tubuh dengan berbagai cara, lho.

Jika tiroidmu bermasalah, tubuh gak akan membuat hormon tiroid yang cukup, yang dapat memiliki efek yang cukup signifikan pada kadar kolesterol karena beberapa alasan.

Sementara, jika hormon tiroidmu terlalu sedikit, berarti tak cukup pembersihan kolesterol yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol "jahat". Selain itu, hormon tiroid yang rendah dapat menyebabkan penyerapan kolesterol usus yang lebih besar, yang juga dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol.

Dikutip dari Eat This , Selasa (28/12/2021), data menunjukkan bahwa 1 dari 300 orang di Amerika Serikat hidup dengan hipotiroidisme, dan sebanyak 13 juta orang Amerika memiliki hipotiroidisme yang tak terdiagnosis.

Prevalensi ini meningkat seiring bertambahnya usia, dan kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita. Kamu mungkin memiliki disfungsi tiroid yang belum cukup berkembang untuk diperhatikan oleh dokter, itulah mengapa penting untuk kamu proaktif dan bertanya tentang hipotiroidisme subklinis jika kamu mulai melihat jumlah kolesterolmu meningkat.

Adapun, terdapat beberapa tanda atau gejala yang muncul ketika kelenjar tiroidmu bermasalah . Apa saja?

1. Muncul benjolan di leher

Saat mengalami hipotiroid atau hipertiroid, gejala kelenjar tiroid yang lazim muncul adalah muncul benjolan di leher atau gondok. Terkadang, benjolan di leher bisa muncul karena tumor di dalam tiroid, kanker tiroid, atau penyebab lain yang tidak terkait dengan masalah tiroid.

2. Detak jantung berubah

Hormon tiroid dapat memengaruhi setiap organ di dalam tubuh, termasuk kecepatan detak jantung. Gejala kelenjar tiroid kurang atau tidak aktif (hipotiroid) bisa ditandai dengan detak jantung yang lebih lambat ketimbang biasanya.

Sedangkan, kondisi hipertiroid dapat menyebabkan jantung berdebar kencang. Selain karena masalah hipertiroid, jantung berdebar juga bisa disebabkan konsumsi kafein berlebihan, penyakit tekanan darah tinggi, sampai penyakit jantung.

3. Berat badan turun atau naik tanpa sebab jelas

Perubahan berat badan baik naik atau pun turun tanpa sebab jelas bisa jadi tanda gejala kelenjar tiroid bermasalah. Penambahan berat badan menjadi tanda kelenjar tiroid kurang aktif memproduksi hormon tiroid (hipotiroid).

Sebaliknya, jika kelenjar tiroid menghasilkan hormon secara berlebihan (hipertiroid), berat badan bisa turun karena tubuh mengeluarkan banyak energi.

4. Nafsu seks berkurang

Tanda lain kelenjar tiroid bermasalah lainnya adalah nafsu seks berkurang. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi kurangnya hormon tiroid di dalam tubuh.

Selain itu, nafsu seks berkurang atau hilang juga bisa jadi dampak kumulatif gejala hipotiroid lain seperti berat badan bertambah, kurang tenaga, dan tubuh terasa nyeri.

5. Sering merasa kedinginan atau kepanasan

Penyakit kelenjar tiroid juga bisa mengganggu kemampuan tubuh mengatur suhu. Penderita hipotiroid biasanya lebih gampang merasa kedinginan. Sedangkan penderita hipertiroid lebih gampang kepanasan dan keringat jadi berlebihan.

6. Mudah lelah

Mudah lelah dan terasa kurang bertenaga bisa jadi gejala kelenjar tiroid kurang aktif memproduksi hormon tiroid. Melansir Health , saat produksi hormon tiroid terlalu sedikit, energi yang dihasilkan tubuh juga minim.

7. Gangguan pencernaan

Tanda kelenjar tiroid yang gak boleh disepelekan lainnya yakni gangguan percernaan. Gangguan produksi hormon tiroid dapat membuat proses pencernaan jadi lebih lambat, dampaknya bisa jarang atau susah BAB.

Sebaliknya, kelenjar tiroid yang terlalu aktif bisa membuat diare atau sering BAB. Jika kamu mengalami beberapa gejala kelenjar tiroid bermasalah di atas, segera konsultasi ke dokter.

8. Sering sedih, cemas, dan susah rileks

Merasa sedih dan murung juga bisa jadi gejala kelenjar tiroid kurang aktif. Pasalnya, produksi hormon tiroid yang terlalu sedikit dapat berdampak pada minimnya tingkat seretonin di otak.

Seretonin dapat memengaruhi suasana hati yang baik. Dengan tiroid yang kurang aktif, tak pelak suasana hati bisa kerap murung dan sedih. Sedangkan kelenjar tiroid yang terlalu aktif dapat membuat seseorang jadi gampang cemas dan susah rileks.

Saat produksi hormon tiroid berlebihan, metabolisme tubuh jadi lebih cepat dan otak dibanjiri sinyal perintah. Akibatnya, muncul rasa cemas karena tubuh dalam kondisi tidak rileks atau tak tenang.

9. Nyeri tanpa sebab yang jelas

Rasa nyeri umumnya muncul karena cedera atau baru melakukan olah fisik atau olahraga. Namun, apabila rasa nyeri muncul tanpa sebab yang jelas, waspadai kelenjar tiroidmu bermasalah, Beauty.

Nyeri yang disebabkan kelenjar tiroid bermasalah bisa muncul di lengan, tungkai, atau tangan. Nyeri tersebut bisa muncul karena produksi hormon terlalu sedikit dan berlangsung dalam waktu yang lama. Akibatnya, saraf jadi rusak dan menimbulkan rasa nyeri.

10. Rambut rontok

Rambut rontok bisa jadi gejala kelenjar tiroid bermasalah dan mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Di banyak kasus, rambut bisa kembali tumbuh dengan normal setelah gangguan tiroid diobati.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Artikel Asli