Seorang Kabur dari Wisma Atlet, Kemenkes: Tes Pembanding Negatif, Lima Harinya Positif Lagi

Gaya Hidup | radartegal | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 09:00
Seorang Kabur dari Wisma Atlet, Kemenkes: Tes Pembanding Negatif, Lima Harinya Positif Lagi

Suka tidak suka, KementerianKesehatan (Kemenkes) telah kecolongan, setelah seorang pasien Omicron lolos dari karantina di Wisma Atlet Jakarta. Bagaimana kronologis lolosnya pasien itu?

"Yang karantina itu, ada satu perempuan datang dari Inggris. Saat dites hasilnya positif. Dia minta tes pembanding dan hasilnya negatif. Karena itu, dia minta keluar berdasarkan tes yang negatif," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin (27/12).

Dari hasil negatif tersebut, pasien diberi izin isolasi mandiri oleh Dinkes DKI. Namun, setelah isolasi lima hari, pasien tersebut positif terpapar varian Omicron.

"Lima hari kemudian diketahui, hasil tes positifnya Omicron. Jadi kita kejar lagi yang bersangkutan. Kita tes lagi semua. Alhamdulillah sudah negatif," imbuh Budi.

Seperti diketahui, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap ada satu pasien Corona varian Omicron yang lolos dari karantina di Wisma Atlet.

Dia menyebut orang tersebut lolos dari karantina bersama keluarganya. Dia meminta peristiwa ini tak terjadi lagi. Karena itu, pemberian dispensasi karantina dilakukan lebih ketat.

Satu orang terinfeksi varian Omicron yang lolos dari fasilitas karantina di Wisma Atlet Jakarta, diawasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pemerintah melakukan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan pelayanan karantina.

Tujuannya agar tidak ada lagi warga yang lolos. "Orang tersebut sudah dalam pengawasan. Kami juga tengah melakukan perbaikan, agar hal tersebut tidak terulang kembali," ujar Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi di Jakarta, Senin (27/12).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Wisma Atlet bukan fasilitas karantina bagi Warga Negara Indonesia (WNI) Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). (rh/zul)

Artikel Asli