Loading...
Loading…
14 Rekomendasi Aneka Jajanan Pasar dan Kue Lezat

14 Rekomendasi Aneka Jajanan Pasar dan Kue Lezat

Gaya Hidup | katadata.co.id | Rabu, 22 Desember 2021 - 17:34

Jajanan pasar adalah makanan khas Indonesia yang dijual di pasar tradisional. Jajanan tradisional ini bisa dijadikan sebagai camilan dan hidangan untuk acara.

Sebagai generasi penerusAnda perlu mengetahui jajanan pasar. Selain pasar tradisional, kalian bisa menemukan pedagang keliling yang menjual kue atau jajanan pasar.

Ada berbagai jenis camilan yang dijual di pasaran. Kini, jajanan pasar dulu diubah kekinian untuk menarik minat pembeli. Contohnya, bakpia oleh-oleh khas Yogyakarta yang tersedia berbagai rasa.

Ada banyak varian rasa makanan tradisional yang ditawarkan.Anda akan menemukan makanan yang manis seperti kue lapis, jajanan pasar rasa pedas, dan gurih.

Selain itu, makanan tradisional yang dijual umumnya masih menggunakan bahan alami, sehingga menyehatkan. Jajanan tradisional harganya lebih ekonomis dan rasanya tak kalah dengan makanan kekinian. Aneka Jajanan Pasar 1. Dadar Jagung

Bahan utama dadar jagung adalah terigu, telur, dan jagung. Dadar jagung termasuk makanan gorengan yang banyak dijual di pasar dan pedagang keliling. Dadar jagung punya rasa gurih karena campuran bawang merah, bawang putih, dan cabai.

Baca Juga :
5 Aneka Jajanan Pasar yang Mudah Dibuat, Enak Bikin Kangen Kampung Halaman

Nama lain dadar jagung adalah perkedel jagung yang bisa dijadikan camilan, sekaligus lauk makanan. 2. Risoles Risoles (pixabay.com/mufidpwt)

Makanan risol berisi daging cincang, potongan telur, dan sayuran. Risoles termasuk jajanan pasar yang digoreng. Di bagian luarnya dilapisi campuran telur ayam dan tepung panir sehingga adonan menutup isi makanan.

Risoles banyak dijual di pasar tradisional. Selain isi daging, risoles yang dijual kebanyakan berisi potongan sayur dan telur. 3. Kroket

Kroket termasuk jajanan pasar kekinian karena isinya daging dan sayur. Isian kroket hampir sama dengan risoles. Bedanya ada pada bentuk ukuran kroket yang lebih bundar atau pipih.

Isian kroket seperti kentang tumbuk, daging cincang, wortel, dan buncis balut dengan tepung panir yang digoreng. 4. Bubur Kacang Hijau

Bubur kacang hijau atau burjo, merupakan cemilan manis yang bisa disantap dalam keadaan hangat atau dingin. Bubur kacang hijau terbuat dari kacang hijau, santan, dan gula.

Bahan tersebut dimasukkan dalam satu wadah besar lalu direbus. Kacang hijau yang sudah lunak pertanda sudah matang. Di pasar tradisional, bubur kacang hijau ditambahkan santan putih lalu dicampur. Santan bisa menambah rasa gurih dan sedikit asin pada bubur. 5. Bubur Sumsum

Baca Juga :
Putu Mayang Suji, Jajanan Tradisional yang Manis dan Lezat

Makanan cair dan lembut selanjutnya adalah bubur sumsum. Bahan utama bubur sumsum adalah tepung beras dan kuahnya dari gula merah yang sudah dicairkan. Tepung berat ini dimasak sampai lunak dan kenyal menjadi bubur. Bubur sumsum ditambahkan kuah manis untuk penambah rasa manis dan gurih. 6. Dadar Gulung

Dadar gulung termasuk kue basah yang lapisan luarnya terbuat dari tepung. Tepung tersebut dimasak sampai tipis. Di dalam telur gulung ada campuran parutan kelapa dan gula jawa. Isian kelapa ini kemudian dibungkus oleh kulit tipis berwarna hijau. Warna kulit bungkusan ini memakai pewarna alami dari daun suji. 7. Jenang

Jenang termasuk jajanan tradisional yang banyak dijual. Jenis jenang yaitu bubur sumsum, jenang grendul, jenang merah, dan jenang ireng. Jenang terbuat dari tepung beras yang dimasak sampai lunak menjadi bubur.

Ada juga jenang ireng yang terbuat dari ketan hitam sehingga warnanya hitam (ireng). Sedangkan jenang grendul bentuknya bulat kecil lalu ditambahkan kuah santan di bagian atasnya.

Jenang grendul ini terbuat dari campuran tepung ketan dan gula merah sehingga menghasilkan warna merah kecoklatan. 8. Bakpao

Bakpao merupakan makanan tradisional Tionghoa yang kini menjadi jajanan tradisional Indonesia. Makanan ini dijual di pasar tradisional. Bakpao punya berbagai ukuran dan varian rasa. Contohnya saja bakpao isi daging ayam, isi coklat, kacang hijau, dan nanas. Kue Jajanan Pasar 1. Cenil Cenil (ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id)

Cenil termasuk jajanan tradisional yang masih dijual di pasaran. Cenil terbuat dari tepung kanji atau tepung tapioka, tepung terigu, dan kelapa parut. Cenil berukuran kecil dan warnanya bisa merah, hijau, dan kuning.

Cenil biasanya disajikan di atas daun jati, ditambahkan gula merah cair, dan parutan kelapa di atasnya. 2. Clorot

Bentuk clorot seperti terompet bagian bawahnya mengerucut. Lapisan luas clorot terbuat dari janur yang dibentuk untuk adonan di dalamnya. Clorot terbuat dari tepung beras atau tepung sagu, santan, air, dan gula merah. 3. Kue Putu

Kue putu adalah kue yang terbuat dari tepung beras di dalamnya ada gula jawa. Cara memasak kue putu cukup unik, yaitu isian tepung beras dan gula jawa dimasukkan dalam tabung bambu. Tabung tersebut dikukus di atas wadah wadah yang dipanaskan. 4. Nagasari

Baca Juga :
4 Jenis Jajanan Tradisional yang Rendah Kalori, Pas untuk Si Doyan Ngemil

Nagasari adalah kue basah yang terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan potongan pisang. Pisang yang dipakai biasanya pisang raja yang berukuran besar. Kemudian bahan tersebut dibalut daun pisang dan dikukus sampai matang. 5. Kue Lumpur

Kue lumpur termasuk jajanan kue basah dijual di pasaran. Bahan utama kue ini adalah telur, santan, kentang, dan tepung terigu. Sebelum dikukus, kue lumpur ditambahkan potongan kismis di bagian atasnya. 6. Klepon

Jajanan jaman dulu ini masih banyak dijual di pasaran karena rasanya yang gurih dan manis. Klepon berbentuk bulatan kecil warna hijau, di dalamnya ada gula merah cair. Sedangkan di bagian atasnya diberi parutan kelapa.

Klepon terbuat dari beras ketan dan gula merah di dalamnya. Kue ini direbus sampai matang lalu atasnya diberi parutan kelapa.

Original Source

Topik Menarik

{
{