Timbul Jerawat di Payudara Bikin Cemas? Waspada, Mungkin 4 Hal Ini Jadi Biang Keroknya

Gaya Hidup | herstory | Published at Senin, 29 November 2021 - 17:25
Timbul Jerawat di Payudara Bikin Cemas? Waspada, Mungkin 4 Hal Ini Jadi Biang Keroknya

Jerawat dapat timbul di bagian tubuh mana saja, termasuk payudara. Namun, jerawat yang muncul di bagian payudara atau sekitar puting bisa membuatmu khawatir, apakah itu pertanda buruk atau mungkin memang normal terjadi.

Eits, tenang dulu! Sebagian besar jerawat yang timbul di payudara tak perlu dikhawatirkan. Tetapi, jika benjolan tersebut menjadi nyeri atau gatal dan menunjukkan gejala seperti keluarnya cairan dan kemerahan, itu bisa menjadi indikator sesuatu yang serius serta perlu ditangani.

Jerawat umumnya disebabkan ketika folikel rambut tersumbat oleh sebum berlebih, minyak yang diproduksi secara alami oleh kulit untuk menjaga kelembapannya. Ketika kulit kita tak mampu menghilangkan kelebihan sebum, seringkali terperangkap di pori-pori kulit. Akhirnya, ini menyebabkan jerawat. Hal yang sama terjadi dengan jerawat payudara.

Berikut adalah beberapa alasan di balik jerawat payudara.Ada sejumlah kemungkinan penyebab munculnya jerawat di puting susu atau benjolan lain di atau di sekitar area payudara. Ini termasuk:

1. Pola makan

Dietmemainkan peran utama dalam menentukan kesehatan tubuh. Peluang munculnya jerawat dapat meningkat sebagai akibat dari konsumsi makanan tertentu secara berlebihan.

Diet yang sarat dengan karbohidrat olahan, lemak trans dan jenuh, susu, dan protein susu lainnya dapat menyebabkan jerawat di payudara, kata Dr Archana Wadkar, konselor laktasi dan konsultan ahli laktasi, Motherhood Hospital, Pune kepada HealthShots .

Memiliki kelebihan insulin dalam darah dapat menyebabkan kelenjar minyak memproduksi lebih banyak minyak, yang juga meningkatkan risiko munculnyajerawatpayudara.

2. Stres

Stresmelepaskan kortisol dalam tubuh dan itu sangat berbahaya bagi kulit karena bisa menimbulkan jerawat stres.

"Stres dapat berdampak pada kelenjar yang memproduksi sebum, yang merupakan zat berminyak yang terbuat dari lemak. Dengan demikian, kelenjar menghasilkan lebih banyak minyak, yang dapat memperburuk jerawat, ujarDr Wadkar.

3. Infeksi ragi

Dalam beberapa kasus, jerawat dipayudarabisa menjadi tanda infeksi. Ini terutama terjadi pada wanita yang sedang menyusui.

Jerawat payudara dapat disertai dengan ruam, nyeri, dan gatal, dan infeksi dapat menyebar dengan cepat.

4. Fluktuasi hormonal

Tubuh mengalami banyak perubahan sepanjang hidup, dan itu terjadi karena kadar hormon estrogen dan progesteron yang berfluktuasi. Sering kali, hormon kitalah yang mendatangkan malapetaka pada kulit.

Dr Wadkar mengatakan, Perubahan hormon dapat menyebabkan jerawat. Jadi, banyak orang akhirnya mendapatkan jerawat saat menstruasi, dan jerawat bisa terlihat di payudara, leher, dan bahkan wajah.

Artikel Asli