Kisah Inspiratif! Anak Penjual Gula Lulus Jadi Prajurit TNI, Momen Pulang Disambut Satu Kampung

Gaya Hidup | koran-jakarta.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 11:30
Kisah Inspiratif! Anak Penjual Gula Lulus Jadi Prajurit TNI, Momen Pulang Disambut Satu Kampung

Sarpan pemuda berusia 20 tahun yang berhasil lulus menjadi prajurit TNI . Lulus dan jadi anggota TNI merupakan prestasi yang luar biasa, ditambah Sarpan adalah anak penjual gula, tentu ini jadi hal yang patut diacungi jempol.

Kepulangan Sarpan menjalani pendidikan disambut antusias dari warga kampung Cikawah. Keluarga dan para tetangga merasa bangga mengetahui anak penjual gula itu berhasil menjadi anggota TNI Angkatan Darat.

Dalam unggahan sosial media kanal YouTube RELAWAN LAGUNA, memerlihatkan kepulangan Sarpan setelah menjalani pendidikan di Bandung yang disambut antusias oleh para tetangga dan sanak keluarganya.

Pemuda 20 tahun tersebut merupakan warga Cikawah, Desa Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Dirinya dinyatakan lulus menjadi Tamtama TNI Angkatan Darat setelah menjalani pendidikan di Bandung.

Kehadirannya kembali di tempat tinggal asalnya diikuti puluhan warga yang mengiringi dengan rabana, sekaligus menyaksikan pertemuan Sarpan dengan kedua orang tuanya.

"Alhamdulillah, hari ini saya berhasil mengantarkan Sarpan ke sini alhamdulillah dengan hasil untuk membanggakan keluarga. Membanggakan diri sendiri, dan juga membagikan warga kampung di kecamatan Sobang," ungkap seorang prajurit TNI yang mengantar Sarpan berbicara didepan warga kampung.

Tidak hanya warga sekitar yang mengiringi, Sarpan pulang ke rumahnya juga diantar oleh beberapa prajurit TNI lain. Sebelum berpamitan, mereka memberikan sedikit nasihat kepada Sarpan.

"Seminggu ke depan lepas dia sebagai warga sipil, satu pesan saya jadilah Sarpan seperti yang sekarang saat kamu memakai seragam kamu yang baru. Jangan sampai karena pakai seragam kamu jadi sombong. Tolong hargai orang tua kamu setinggi apa pun pangkatmu, tetap hargai orang tua kamu," ungkap prajurit TNI .

Sarpan menjadi cerminan bahwa kegigihan dan keterbatasan materi bukan persoalan dalam penghalang meraih cita-cita untuk jadi anggota TNI, Polri, ataupun anggota lainnya.

Artikel Asli