Kocak Abis! Wanita Ini Nekat Kabur Demi Treatment Gratisan

Gaya Hidup | herstory | Published at Jumat, 26 November 2021 - 11:05
Kocak Abis! Wanita Ini Nekat Kabur Demi Treatment Gratisan

Banyak orang rela mengeluarkan biaya ratusan bahkan jutaan ribu untuk mempercantik penambilanya dengan melakukan perawatan di salon.

Sayangnya, ada pula orang-orang yang ingin mengubah penampilan tapi tak mau keluar uang. Hal itulah yang terjadi di sebuah salon bernama No 23 Hair and Beauty Studio di Plymouth, Inggris.

Dirangkum dari The Sun, sang penata rambut sekaligus pemilik salon sukses dibuat terkejut saat menyadari kalau mereka telah ditipu lho , Beauty.

Menurut pemilik salon James Clarke, kala itu mereka melayani pelanggan yang bernama Helen Lee. Sebelumnya, Helen Lee sudah menelepon dan membikin janji untuk mewarnai rambutnya.

Biaya mewarnai rambut itu sendiri mencapai 70 poundsterling atau sekitar Rp 1,3 juta. Namun, pelanggan bernama Helen Lee itu justru kabur sebelum membayar.

Hari itu, penata rambut yang bertugas sudah mengaplikasikan warna dan membungkus rambut dengan menggunakan kertas foil. Namun, Helen Lee mengatakan ingin "pergi ke toko sebelah untuk membeli makanan".

Si pelanggan juga berkata bahwa dia akan membawa makanan itu kembali ke salon sembari menunggu cat rambut meresap. Tentu saja, penata rambut tidak menaruh rasa curiga sama sekali.

Sayang, Helen Lee rupanya tak kunjung kembali. Pelanggan itu juga tak mengangkat telepon saat dihubungi oleh pihak salon.

Setelah sadar bahwa mereka telah ditipu, pihak salon langsung melapor ke polisi. Mereka juga mengingatkan salon lain di area itu agar lebih waspada.

"Kami melakukan bisnis di mana kami tak mengira akan ada klien tidak jujur, jadi kami sama sekali tidak curiga. Sayangnya dia tak kembali dan mengabaikan telepon," tulis pihak salon lewat unggahan Facebook.

Hingga kini, sosok si pelanggan wanita yang melakukan penipuan di salon itu belum ditemukan. Juga, besar kemungkinan bahwa Helen Lee bukanlah nama asli.

"Penata rambut kami bekerja secara mandiri dan saat seseorang mendapatkan pelayanan, mereka berhak dibayar. Insiden seperti ini berdampak besar bagi bisnis kecil seperti kami," tambah salon itu.

"Kami membagikan kisah ini dengan harapan dia membacanya dan mau menghubungi kami untuk menjelaskan perbuatannya."

Pihak salon sendiri berharap bahwa wanita itu sebenarnya tak ingin menipu dan punya alasan jelas mengapa tak kembali hari itu. Meski demikian, banyak yang berkomentar bahwa tindakan ini justru jelas-jelas penipuan.

"Aku tak percaya ini. Kalau dia tak bisa membayar, mestinya dia jujur," komentar seorang warganet.

"Ini sangat mengejutkan. Aku mesti membaca dua kali karena aku tak mengerti mengapa seseorang mau melakukan ini," imbuh warganet lain.

Artikel Asli