Heboh Pemuda Dilamar Bocah SMP Rp500 Juta, Perkawinan Anak di Gujarat Malah Jadi Tradisi

Gaya Hidup | okezone | Published at Jumat, 26 November 2021 - 10:12
Heboh Pemuda Dilamar Bocah SMP Rp500 Juta, Perkawinan Anak di Gujarat Malah Jadi Tradisi

KISAH tentang pernikahan anak di bawah umur banyak sekali ditemukan. Meski banyak ditentang, nyatanya pernikahan dini tetap menjadi kisah klasik masyarakat di beberapa negara.

Bagi mereka yang sepakat tentang pernikahan dini menilai, menikah menjadi solusi agar terhindar dari kemaksiatan atau agar hidup mandiri sehingga tidak banyak membebani keluarga.

Seperti halnya di Indonesia, di mana belum lama ini masyarakat digemparkan oleh perjodohan dua sejoli di Kabupaten Pinrang , Sulawesi Selatan.

Orangtua gadis SMP dikabarkan melamar seorang pemuda dengan mahar tak tanggung-tanggung yakni uang tunai sebesar Rp500 juta. Lengkap dengan seserahan lamaran berupa terigu 5 sak, gula pasir 5 sak, dan telur 200 rak.

Bicara soal pernikahan anak di bawah umur, kebiasaan ini ternyata sudah menjadi tradisi bahkan membudaya bagi masyarakat Suku Rabari yang tinggal di wilayah Kutch, Gujarat bagian Barat, India .

Tradisi Perkawinan Anak di Gujarat, India

(Foto: BBC/Fawzan Husein)

Melansir laman BBC , tradisi pernikahan dini di India ditandai dengan pengantin pria tiba di desa pengantin wanita pagi-pagi sekali dengan menumpangi mobil.

Pengantin pria diberi istirahat untuk tidur siang. Lalu setelah tidur siang, saatnya mengenakan pakaian pernikahan. Disusul dengan pengantin wanita dibawa oleh ayahnya untuk hadir di acara pernikahan.

Pengantin pria menunggu pengantin wanita datang ditemani oleh beberapa saudara atau teman sebayanya. Sementara, teman-teman pengantin wanita memainkan permainan kartu saat perayaan berlangsung.

Hingga berada pada puncak perayaan, ketika pengantin wanita melihat pengantin pria untuk pertama kalinya di pesta pernikahan. Makan siang bersama disajikan kepada para tamu setelah upacara pernikahan selesai.

Artikel Asli