Biar Enggak Cepat Rusak, Ini 4 Trik Merawat Sprei Supaya Awet

Gaya Hidup | journal.sociolla.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 10:00
Biar Enggak Cepat Rusak, Ini 4 Trik Merawat Sprei Supaya Awet

Pernah nggak sih merasa sprei yang baru digunakan beberapa kali seringkali terasa tak nyaman lagi ketika digunakan saat tidur? Jangan-jangan hal ini terjadi karena kamu merawat sprei dengan cara yang salah.

Untuk itu, yuk cari tahu trik mudah merawat sprei supaya kualitasnya bahan dan warna tetap terjaga, awet dan nyaman ketika digunakan. Sehingga membuat waktu tidurmu jadi lebih berkualitas!

Cuci Sprei Sesaat Setelah Dibeli

sumber: freepik.com

Meski tampak bersih, sebaiknya sprei yang baru saja dibeli tak langsung digunakan ya. Sama seperti baju, debu atau kotoran yang tak tampak dapat mengganggu kesehatan kulit. Terlebih lagi jika ada bahan kimia dari hasil pengecatan warna pada sprei.

Dengan melakukan pencucian, sprei akan tetap terjaga kualitas tekstur serta warna agar tetap awet dan tahan lama. Tak perlu repot, cukup rendam sprei baru kamu dengan detergen, bilas, bersihkan, kemudian jemur di sinar matahari cukup.

Jangan Mencampur Sprei dengan Cucian Lain

sumber: unsplash.com

Usahakan untuk tidak mencuci sprei bersamaan dengan cucian lainnya, terutama dengan pakaian berbahan jins. Sprei biasanya terbuat dari bahan dengan serat halus yang cenderung akan mudah rusak teksturnya jika bergesekan dengan bahan kasar lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya sprei dicuci terpisah dari pakaian jenis lain, dan juga jemur sprei dalam posisi terbalik, agar warna dan tekstur permukaan luar sprei tetap terjaga dan tak pudar.

Gunakan Air Bersuhu Sedang

sumber: unsplash.com

Temperatur suhu air yang digunakan untuk mencuci sprei juga mempengaruhi kualitas kainnya, lho. Jika kamu ingin mencuci sprei baru ataupun lama kamu, sebaiknya gunakan air dengan suhu sedang. Gunakanlah air dengan temperatur suhu kira-kira 50-60 derajat celsius, supaya tekstur sprei tidak mudah rusak.

Perlu diingat juga untuk hindari mengeringkan dengan mesin cuci. Meskipun cara ini jauh lebih mudah dan cepat, namun dapat mengakibatkan kain sprei mudah rusak. Untuk itu, jemur seprei di ruangan sejuk dan hindarkan dari panas matahari yang menyengat agar tidak membuat warna cepat pudar dan kusam. Bahkan, sinar matahari yang terik bisa membuat sprei menjadi bau matahari juga, lho.

Hindari Penggunaan Pemutih Pakaian

sumber: unsplash.com

Ingat ya, jangan pernah mencuci sprei menggunakan pemutih, meskipun bertujuan untuk membuat sprei kamu tetap terlihat kinclong dan bersih. Biasanya, pemutih pakaian terbuat dari bahan yang cukup kuat sehingga apabila mencuci menggunakan pemutih pakaian secara berlebihan, justru membuat kain sprei mudah sobek dan rusak.

Selain itu, warna pada sprei pun lebih mudah mudah pudar saat diberikan pemutih. Solusi lainnya jika ada noda menempel, sebaiknya dilihat dahulu area yang terkena noda tersebut, lalu bersihkan di titik noda itu saja.

Hindari Mencucinya dengan Sikat Kasar

sumber: unsplash.com

Mencuci sprei dengan menggunakan sikat kasar adalah kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh banyak orang. Walaupun bertujuan agar sprei lebih cepat bersih, namun cara ini akan merusak kain sprei dengan serat yang tipis, halus dan lembut.

Usahakan cukup direndam lalu dikucek ringan menggunakan tangan. Bisa juga menggunakan mesin cuci dengan pilih mode putaran yang 'sedang' atau 'mild' . Jika terlalu keras, maka bisa merusak serat kain dan membuatnya cepat robek.

Inilah beberpa tips agar sprei kamu tetap awet dan tidak mudah rusak. Selain melakukan perawatan yang benar saat membersihkan sprei, masa waktu penggunaan sprei juga perlu kamu perhatikan, ya. Misalnya dengan rutin mengganti sprei setiap satu atau dua minggu sekali agar sprei tak menjadi sarang bakteri dan kuman yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Artikel Asli